Menu

Dark Mode
Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214 di Depan Kantor Gubernur Kaltim Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

News

Soal Rumah Longsor di Samboja Karena Pertambangan, Diduga Perusahaan Langgar Aturan

badge-check


					Bekas galian tambang di samboja darat tepat disamping rumah warga (ist) Perbesar

Bekas galian tambang di samboja darat tepat disamping rumah warga (ist)

SAMARINDA, Fasenews.id – Wakil ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun mengaku sudah menerima laporan masyarakat terkait musibah longsor yang menimpah rumah seorang warga RT 1 Desa Amborawang Darat, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), diduga karena aktivitas pertambangan.

Dari gambaran yang ia terima, disinyalir perusahaan tersebut menyalahi aturan batas minimum operasional pertambangan.

Dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 4 Tahun 2012 tentang Indikator Ramah Lingkungan untuk Usaha atau Kegiatan Penambangan Terbuka Batubara disebutkan bahwa jarak minimal tepi galian lubang tambang dengan pemukiman warga adalah 500 meter.

“Kalau saya lihat posisinya itu tidak sampai 500 meter dan itu berpotensi juga pada jalan negara atau jalan provinsi, itu bisa juga longsor kalau tidak segera ditanggulangi,”kata Samsun saat dikonfirmasi pada, Rabu (29/05/24).

Wakil ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun saat dikonfirmasi di kantor DPD PDI Perjuangan

Sebelumnya, pada Senin (27/05) pukul 19.00 Wita, rumah seorang warga di samboja Darat mengalami longsor. Tiga rumah lainya dalam kondisi waspada. Ke empat rumah ini berada dibahu jalan provinsi yang menghubungkan Samarinda- Balikpapan jalur Samboja Senipah.

Peristiwa itu menurut politisi PDI Perjuangan ini tidak bisa digiring ke kejadian alam seperti curah hujan yang tinggi dan lainya. Sebab kata Samsun, hadirnya Peraturan Justru untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa kejadian alam yang bersinggungan dengan aktivitas pertambangan.

“Kalau itu ditaati saya yakin musibah longsor itu tidak akan terjadi. Peraturan dibuat sudah tentu ada analisa dan kajiannya. Ketika aturan itu dilanggar, dampaknya juga harus diantisipasi,”ungkapnya.

Atas respon dari peristiwa tersebut, Samsun bilang, DPRD Kaltim akan melayangkan peringatan termasuk pemanggilan pihak perusahaan.

“Akan kita peringatkan, kita panggil nanti perusahaan. Karena ini atas dasar laporan masyarakat dan kondisi dilapangan. Saya sendiri belum turun kelapangan, tapi sudah ada laporan dari warga masyarakat baik secara japri maupun media sosial,”pungkasnya.

(*)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan

24 April 2026 - 09:05 WITA

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214

24 April 2026 - 03:10 WITA

Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214 di Depan Kantor Gubernur Kaltim

22 April 2026 - 04:42 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

Ananda Emira Moeis Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masa Aksi 214

21 April 2026 - 14:58 WITA

Trending on Daerah