Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

News

Se Kalimantan, 6 Daerah Lalui Proses Pilkada Lawan Kotak Kosong! Samarinda Termasuk

badge-check


					Ilustrasi kotak kosong/ Foto: industry.id Perbesar

Ilustrasi kotak kosong/ Foto: industry.id

FASENEWS.ID, SAMARINDA – Ada sebanyak 6 daerah di Kalimantan yang akan menjalani proses demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2024 dengan melawan kotak kosong.

Hal ini, usai hingga waktu proses pendaftaran bakal calon ke Komisi Pemiihan Umum (KPU) setempat, tak ada bakal calon yang mendaftar.

Ke-6 daerah yang akan menjalani proses Pilkada melawan kotak kosong itu, tersebar di 4 provinsi, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Rinciannya, ada 1 daerah di Kalbar, yakni Bengkayang, dengan hanya satu pasangan calon yaitu Sebastianus Darwis dan Syamsul Rizal.

Kemudian, dua daerah di Kalsel, yakni Tanah Bumbu dengan satu pasangan calon Andi Rudi Latif-Bahsanuddin, serta Kabupaten Balangan dengan juga satu pasangan calon, yaitu Abdul Hadi-Akhmad Fauzi.

Dua kabupaten lainnya di Kaltara juga sama.

Di Malinau, hingga hari terakhir pendaftaran, hanya bakal pasangan calon Wempi W Mawa – Jakaria yang mendaftar.

Demikian juga di Tarakan, dimana pasangan petahana Khairul- Ibnu Saud juga tak ada lawan yang mendaftar.

Terakhir adalah Kota Samarinda di Kalimantan Timur.

Dipastikan walikota petahana Andi Harun yang berpasangan dengan politisi Nasdem Saefuddin Zuhri, juga akan melawan kotak kosong.

Proses pendaftaran pada 27 – 29 September, tak ada bapaslon yang mendaftar ke KPU selain mereka berdua.

Begitu juga saat dilakukan proses pendaftaran perpanjangan hingga 4 September 2024, tak ada bapaslon yang melakukan pendaftaran. (as)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214

24 April 2026 - 03:10 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

19 April 2026 - 16:52 WITA

PA GMNI Kaltim: Demonstrasi 21 April Adalah “Koreksi Cinta” untuk Pemerintah

19 April 2026 - 10:40 WITA

Agus Suwandi Nilai Perubahan Wajah Kota Samarinda Sebagai Contoh Kongkrit Sinergi Level Pemerintahan

17 April 2026 - 10:29 WITA

Trending on Daerah