Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

Advertorial

Ronald Dorong Pemanfaatan Lahan Eks Tambang untuk Pemakaman Umum di Samarinda

badge-check


					Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronald Stephen Lonteng (Foto : MR) Perbesar

Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronald Stephen Lonteng (Foto : MR)

SAMARINDA – Ketersediaan lahan pemakaman umum di Kota Samarinda yang kian terbatas mendorong Anggota Komisi I DPRD, Ronald Stephen Lonteng, untuk mengajukan solusi alternatif.

Ia mengusulkan agar sebagian lahan bekas tambang milik PT Bukit Baiduri Energi (BBE) dapat dialihfungsikan menjadi lokasi pemakaman umum.

Menurut Ronald, luas keseluruhan lahan eks tambang milik perusahaan tersebut mencapai sekitar 4.000 hektare, dan 15 hektare di antaranya dinilai layak untuk dijadikan lahan pemakaman yang representatif bagi warga.

“Daripada lahan itu tidak termanfaatkan secara sosial, lebih baik digunakan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, yakni tempat peristirahatan terakhir yang layak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemanfaatan lahan bekas tambang ini bukan hanya solusi jangka panjang bagi kota yang tengah berkembang pesat, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya dalam konteks reklamasi pascatambang yang hingga kini belum seluruhnya dituntaskan.

“Reklamasi tidak bisa ditunda terus. Ini soal keselamatan lingkungan dan kesejahteraan warga. Jika sebagian kecil lahan digunakan untuk fasilitas umum seperti pemakaman, itu akan sangat membantu dan menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar,” jelas Ronald.

Ia menambahkan, alokasi 15 hektare bisa menampung kebutuhan pemakaman dalam jangka panjang, dan penataan lahan bisa dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah serta pihak terkait agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ronald berharap pihak PT BBE bisa segera merespons gagasan ini secara positif, sebagai bentuk nyata komitmen mereka terhadap keberlanjutan dan harmonisasi dengan masyarakat Samarinda.

“Kami di DPRD siap memfasilitasi dialog agar inisiatif ini bisa terwujud,” tutupnya. (Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan

30 June 2026 - 23:05 WITA

DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

30 June 2026 - 23:01 WITA

Gangguan PLTGU Picu Pemadaman Bergilir, Langkah Pemulihan Harus Dipercepat Demi Selamatkan Aktivitas Ekonomi

30 June 2026 - 22:38 WITA

DPRD Samarinda Ragukan Target Laba BPR Rp2,7 Miliar, Meski Kinerja Terus Membaik

29 June 2026 - 23:12 WITA

Kebakaran Gang Mawar Jadi Alarm Penataan Permukiman, DPRD Samarinda Dorong Solusi Jangka Panjang

29 June 2026 - 23:07 WITA

Trending on Advertorial