Menu

Dark Mode
Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214 di Depan Kantor Gubernur Kaltim Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur Ananda Emira Moeis Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masa Aksi 214 Rudy Mas’ud Buka Peluang Dialog dengan Demonstran, Tergantung Situasi Lapangan Tak Lazim, BGN Habiskan Rp1,5 Miliar Untuk Belanja Semir Sepatu DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

Politik

PDIP tidak Berikan Tiket Khusus Meskipun Kader Yang Maju di Pilkada Samarinda, Ananda Moeis: Ikuti Tahapan Penjaringan

badge-check


					Ananda Emira Moeis, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim Perbesar

Ananda Emira Moeis, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim

SAMARINDA, Fasenews.id – PDI Perjuangan memberikan kesempatan yang sama bagi calon kepala daerah yang yang telah mendaftar di partai berlambang kepala Banteng ini untuk berkontestasi di Pilkada kota Samarinda.

Artinya PDI Perjuangan tidak memberikan tiket khusus meskipun kader partai.

Dari 13 nama yang telah mengambil formulir pendaftaran, ada nama Rusmadi, wakil walikota Samarinda yang juga sebagai kader PDI Perjuangan.

“Semua sama kalau mencalonkan, ikuti tahapan penjaringan yang saat ini berlangsung,”tegas Ananda Emira Moeis, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim pada awak media, Rabu (15/05/2024).

Nanda begitu ia disapa menjelaskan, ada kekhususan bagi kepala daerah yang memperoleh kenaikan kenaikan perolehan kursi di parlemen hinga 70%. Pasalnya akan mendapatkan penugasan lebih awal untuk berkontestasi pada Pilkada 2024.

“Sesuai dengan arahan pimpinan Partai. Bagi kepala daerah kader PDI Perjuangan yang Wilayahnya memperoleh kenaikan kursi diatas 70% pada pileg 2024, akan mendapat penugasan lebih awal. Untuk Kaltim, kita ada di Kukar,” tegasnya.

Dengan demikian tiket khusus itu tidak berlaku di kota tepian ini. Sebab tidak mencapai perolehan kursi seperti yang ditargetkan.

Terakhir Nanda menekankan, PDI Perjuangan terbuka untuk pencalonan Pilkada.

“Jadi siapa saja bisa mendaftarkan diri,” ucap nya.

(*)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214 di Depan Kantor Gubernur Kaltim

22 April 2026 - 04:42 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

Tak Lazim, BGN Habiskan Rp1,5 Miliar Untuk Belanja Semir Sepatu

19 April 2026 - 19:32 WITA

DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

19 April 2026 - 16:52 WITA

PA GMNI Kaltim: Demonstrasi 21 April Adalah “Koreksi Cinta” untuk Pemerintah

19 April 2026 - 10:40 WITA

Trending on News