Menu

Dark Mode
Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional Mengenang Peristiwa Kudatuli, Ananda: Demokrasi Tak Lahir di Atas Karpet Merah Kekuasaan Event Rutin Jadi Motor Ekonomi, Joha Fajal Dorong Samarinda Perkuat Magnet Wisata Kota Komisi IV DPRD Samarinda Bongkar Aduan SPMB, Dugaan Perubahan Radius Jadi Sorotan Anhar Soal SPPMB: Pemerintah Daerah Jangan Hanya Menjadi Pemadam Keluhan

News

PBNU Bakal Kelola Tambang Entitas Usaha PT BUMI di Kaltim, Ini 4 Jenis Batu Bara Dihasilkan KPC

badge-check


					Potret ilustrasi kegiatan pertambangan/ Foto: katadata Perbesar

Potret ilustrasi kegiatan pertambangan/ Foto: katadata

Fasenews –  Izin usaha pertambangan khusus (IUPK) dikabarkan akan diberikan pemerintah untuk Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

IUPK itu diplot untuk PBNU di lahan konsesi eks Kaltim Prima Coal (KPC).

KPC merupakan salah satu entitas usaha PT Bumi Resources Tbk.

BUMI merupakan perusahaan milik grup Bakrie yang kini dikendalikan bersama-sama dengan grup Salim.

Lantas bagaimana kondisi perusahaan KPC itu?

KPC memiliki cadangan batu bara sebesar 679 juta ton dengan luas konsesi sebesar 61.543 hektare.

Berdasarkan laporan akhir tahun BUMI 2023, KPC memiliki cadangan batu bara sebesar 679 juta ton yang terdiri dari tambang Sangatta sebesar 583 juta ton dan Bengalon sebesar 96 juta ton.

Tambang Sangatta merupakan tambang terbesar di Indonesia dan salah satu yang terbesar di dunia.

Lokasi itu memproduksi batu bara tipe bituminous dan sub-bituminous, tambang ini berlokasi dekat dengan fasilitas-fasilitas pelabuhan di Tanjung Bara.

Sementara itu, Tambang Bengalon Memproduksi batubara tipe bituminous juga berlokasi dekat dengan pantai dan terhubung dengan fasilitas pelabuhan melalui jalan sekitar 25 km.

Produksi 4 Jenis Batu Bara

Dari sisi produksi, KPC bisa menghasilkan 4 jenis batu bara.

Keempat jenis batu bara itu adalah yaitu jenis prima, pinang, melawan dan KPC 4200.

Prima merupakan batu bara berkualitas unggul dengan kalori tinggi, memiliki kandungan abu sangat rendah dan kandungan sulfur menengah dengan kelembaban rendah.

Lalu, batu bara jenis pinang, memiliki kalori yang lebih rendah dari prima dengan tingkat kelembaban yang lebih tinggi.

Batu bara jenis melawan, batu bara sub-bituminous dengan kandungan sulfur dan abu rendah, serta tingkat kelembaban yang tinggi.

Terakhir, jenis KPC 4200, batubara sub-bituminous dengan kalori lebih rendah dari Melawan, kandungan sulfur dan abu rendah, serta tingkat kelembaban yang tinggi. (as) 

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Filosofi Di Balik Ritual Menginjak Kepala Kerbau dan Gelar Baginda Pemuka Bangsa Kepada Jokowi di Lampung

28 June 2026 - 11:46 WITA

Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran

3 June 2026 - 17:05 WITA

Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN

2 June 2026 - 16:11 WITA

BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

2 June 2026 - 03:11 WITA

Seno Aji Bantah Tudingan Dalang Hak Angket terhadap Rudy Mas’ud

28 May 2026 - 14:50 WITA

Trending on News