Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

News

PBNU Bakal Kelola Tambang Entitas Usaha PT BUMI di Kaltim, Ini 4 Jenis Batu Bara Dihasilkan KPC

badge-check


					Potret ilustrasi kegiatan pertambangan/ Foto: katadata Perbesar

Potret ilustrasi kegiatan pertambangan/ Foto: katadata

Fasenews –  Izin usaha pertambangan khusus (IUPK) dikabarkan akan diberikan pemerintah untuk Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

IUPK itu diplot untuk PBNU di lahan konsesi eks Kaltim Prima Coal (KPC).

KPC merupakan salah satu entitas usaha PT Bumi Resources Tbk.

BUMI merupakan perusahaan milik grup Bakrie yang kini dikendalikan bersama-sama dengan grup Salim.

Lantas bagaimana kondisi perusahaan KPC itu?

KPC memiliki cadangan batu bara sebesar 679 juta ton dengan luas konsesi sebesar 61.543 hektare.

Berdasarkan laporan akhir tahun BUMI 2023, KPC memiliki cadangan batu bara sebesar 679 juta ton yang terdiri dari tambang Sangatta sebesar 583 juta ton dan Bengalon sebesar 96 juta ton.

Tambang Sangatta merupakan tambang terbesar di Indonesia dan salah satu yang terbesar di dunia.

Lokasi itu memproduksi batu bara tipe bituminous dan sub-bituminous, tambang ini berlokasi dekat dengan fasilitas-fasilitas pelabuhan di Tanjung Bara.

Sementara itu, Tambang Bengalon Memproduksi batubara tipe bituminous juga berlokasi dekat dengan pantai dan terhubung dengan fasilitas pelabuhan melalui jalan sekitar 25 km.

Produksi 4 Jenis Batu Bara

Dari sisi produksi, KPC bisa menghasilkan 4 jenis batu bara.

Keempat jenis batu bara itu adalah yaitu jenis prima, pinang, melawan dan KPC 4200.

Prima merupakan batu bara berkualitas unggul dengan kalori tinggi, memiliki kandungan abu sangat rendah dan kandungan sulfur menengah dengan kelembaban rendah.

Lalu, batu bara jenis pinang, memiliki kalori yang lebih rendah dari prima dengan tingkat kelembaban yang lebih tinggi.

Batu bara jenis melawan, batu bara sub-bituminous dengan kandungan sulfur dan abu rendah, serta tingkat kelembaban yang tinggi.

Terakhir, jenis KPC 4200, batubara sub-bituminous dengan kalori lebih rendah dari Melawan, kandungan sulfur dan abu rendah, serta tingkat kelembaban yang tinggi. (as) 

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214

24 April 2026 - 03:10 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

19 April 2026 - 16:52 WITA

PA GMNI Kaltim: Demonstrasi 21 April Adalah “Koreksi Cinta” untuk Pemerintah

19 April 2026 - 10:40 WITA

Agus Suwandi Nilai Perubahan Wajah Kota Samarinda Sebagai Contoh Kongkrit Sinergi Level Pemerintahan

17 April 2026 - 10:29 WITA

Trending on Daerah