Menu

Dark Mode
768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

Advertorial

Pasar Pagi Samarinda Perlu Strategi Baru Untuk Penguatan Pusat Grosir

badge-check


					Tampak depan pasar Pagi Samarinda (ist) Perbesar

Tampak depan pasar Pagi Samarinda (ist)

SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menegaskan bahwa desain pembangunan Pasar Pagi telah melalui proses pemaparan sejak tahap perencanaan. Namun, menurutnya, tidak ada yang memprediksi bahwa setelah revitalisasi rampung, tingkat kunjungan masyarakat justru mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Desainnya sudah dipaparkan sejak awal. Namun, tentu tidak ada yang memperkirakan bahwa setelah renovasi selesai, kunjungan masyarakat justru menurun cukup drastis seperti yang terjadi saat ini,” ujar Rohim.

Ia menilai, dengan selesainya proses pembangunan dan pasar kini telah beroperasi, perhatian pemerintah seharusnya tidak lagi terfokus pada perdebatan mengenai desain. Yang lebih mendesak adalah merumuskan strategi yang mampu menghidupkan kembali aktivitas perdagangan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk berbelanja di Pasar Pagi.

Rohim mendorong Pemerintah Kota Samarinda segera melakukan kajian komprehensif guna mengidentifikasi penyebab menurunnya jumlah pengunjung, sekaligus menyusun langkah-langkah strategis yang dapat meningkatkan daya saing pasar.

Salah satu gagasan yang dinilainya layak diperkuat adalah menjadikan Pasar Pagi sebagai pusat perdagangan grosir terbesar di Samarinda, dengan menawarkan harga yang lebih kompetitif sehingga mampu menarik pedagang maupun konsumen dari berbagai daerah.

“Pemerintah harus menghadirkan daya tarik yang kuat. Pasar Pagi harus memiliki identitas yang jelas sebagai pusat grosir dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan kawasan perdagangan lainnya,” tegasnya.

Selain penguatan fungsi pasar, Rohim juga menilai promosi yang terarah serta kolaborasi yang erat antara pemerintah dan para pedagang menjadi faktor penting dalam mengembalikan geliat ekonomi di kawasan tersebut. Berbagai inovasi pemasaran dan agenda promosi dinilai dapat menjadi instrumen untuk menarik kembali minat masyarakat.

“Yang paling dibutuhkan saat ini adalah strategi untuk mengembalikan pengunjung. Baik melalui promosi, kolaborasi pemasaran, maupun berbagai inovasi yang mampu menjadikan Pasar Pagi kembali sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

(ADV/DPRD Samarinda)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial