Menu

Dark Mode
Dua Kali Tertunda, Penyampaian Visi-Misi Bakal Calon Rektor Unmul Digelar Besok Kabut Asap Ancam Aktivitas Sekolah, Disdikbud Samarinda Siapkan Skenario Belajar Daring 768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional

Advertorial

Miris! Kantor Kelurahan Karang Mumus Samarinda Masih Sewa

badge-check


					Anggota Komisi I DPRD Samarinda Adnan Faridhan melakukan serap aspirasi di Jalan Muso Salim, Kelurahan Karang Mumus, yang dihadiri 15 ketua RT bersama sejumlah masyarakat. (Foto : MR) Perbesar

Anggota Komisi I DPRD Samarinda Adnan Faridhan melakukan serap aspirasi di Jalan Muso Salim, Kelurahan Karang Mumus, yang dihadiri 15 ketua RT bersama sejumlah masyarakat. (Foto : MR)

SAMARINDA – Kembali terdengar kabar mengejutkan di ibu kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ternyata masih terdapat kantor kelurahan yang belum memiliki bangunan permanen.

Di tengah megahnya proyek-proyek pembangunan yang memakan anggaran hingga ratusan miliar, namun faktanya masih ada kantor kelurahan yang masih sewa, yakni Kelurahan Karang Mumus, Kecamatan Samarinda Kota.

Temuan tersebut terkuak tatkala Anggota Komisi I DPRD Samarinda Adnan Faridhan melakukan serap aspirasi di Jalan Muso Salim, Kelurahan Karang Mumus, yang dihadiri 15 ketua RT dan sejumlah masyarakat, pada Sabtu (17/5/2025).

Dalam pertemuan tersebut para masyarakat mengeluhkan tentang kesulitannya dalam mengurus administrasi, dikarenakan kantor kelurahan sering berpindah-pindah akibat belum adanya bangunan yang permanen.

Adnan mengaku terkejut disaat mengetahui hal tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sebelum memproyeksikan pembangunan yang megah-megah, mestinya terlebih dahulu menyelesaikan persoalan bangunan agar permanen.

Sebab, dari adanya bangunan yang permanen tentu akan memudahkan pemerintah dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Mestinya ini jadi prioritas, kalau bisa dengan kondisi permanen karena ini berkaitan dengan pelayanan publik. Sebab ketika masih sewa-menyewa itu akan membuat bingung masyarakat. Terlebih itu akan menjadi pengeluaran anggaran rutin yang justru membebani,” sebutnya, Minggu (18/5/2025).

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Samarinda ini menyebut bangunan kelurahan yang masih belum permanen ini pun kabarnya telah melakukan sewa gedung selama puluhan tahun.

“Ini bukan waktu yang sebentar. Mestinya Pemkot menjadikan hal ini sebagai prioritas,” terangnya.

Tak berhenti di situ, Adnan juga menemukan keluhan mengenai kondisi air yang masih sering menjadi kendala. Mulai dari jarang mengalir hingga kualitas air yang bermasalah. Selain itu, banjir pun masih menjadi masalah utama bagi masyarakat di sekitar Sungai Karang Mumus ini.

Adnan menjelaskan dari segala keluhan dari agenda reses serap aspirasi ini nantinya akan dicatat segala keluhannya dan akan disampaikan dalam rapat paripurna laporan hasil reses. (Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial