Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

News

Kaum Muda Bersama IHI Dorong KPU RI Muatkan Grand Isu Lingkungan di Debat Pilkada 2024 

badge-check


					Kaum Muda bersama Institut Hijau Indonesia, Saat Menggelar Audensi Dengan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia/ Foto: HO Perbesar

Kaum Muda bersama Institut Hijau Indonesia, Saat Menggelar Audensi Dengan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia/ Foto: HO

FASENEWS.ID –  Kaum Muda yang tergabung dalam alumni Green Leaders Indonesia bersama Institut Hijau Indonesia (IHI) melaksanakan audiensi dengan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), di Jakarta, Selasa (10/9/2024).

Audiensi ini dilakukan untuk mendorong KPU RI muatkan grand isu lingkungan dalam debat Pilkada 2024 mendatang.

Sebab, lingkungan hidup telah menjadi isu terbesar (51%) untuk diperjuangkan oleh orang muda Indonesia.

Menurut mereka, hal ini mengindikasikan bahwa krisis lingkungan secara langsung mengancam keberlanjutan hidup masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut Kaum Muda dan IHI menekankan pentingnya untuk membuatkan isu-isu lingkungan seperti perubahan iklim, kerusakan ekosistem, deforestasi, dan polusi, sebagai agenda utama dalam debat Pilkada 2024.

Krisis lingkungan yang semakin parah, tercermin dari meningkatnya bencana ekologis seperti banjir, tanah longsor, polusi udara, dan degradasi kualitas air, memerlukan perhatian serius dari semua calon kepala daerah yang ada di Indonesia.

Sebagai pemimpin masa depan, mereka diharapkan memiliki komitmen yang jelas dalam menangani tantangan ini.

Melihat kedaruratan demokrasi dan lingkungan yang melanda Indonesia, serta sebagai tindakan preventif dalam mengawal pelaksanaan kampanye Pilkada 2024, maka Kaum Muda bersama IHI mendorong KPU RI sebagai berikut:

1. Membuat aturan kepada para calon kandidat untuk pelaksanaan kampanye yang ramah lingkungan dan menjaga kebersihan dalam setiap agenda kampanye.

2. Melarang pemasangan alat peraga kampanye yang merusak lingkungan sesuai dengan Pasal 71 Undang-undang No.7 Tahun 2017.

3. Mendorong KPU RI untuk mengimplementasikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 13 Tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pilkada bahwa salah satu aspek yang perlu menjadi perhatian dalam kampanye adalah pengarusutamaan lingkungan hidup.

4. ⁠Memasukkan tema lingkungan hidup dalam debat calon kepala daerah di seluruh Indonesia dengan pilihan tema:
– Penguatan Kebijakan Lingkungan Hidup
– ⁠Peningkatan Keadilan Sosial
– ⁠Reformasi Ekonomi dan Teknologi
– ⁠Reformasi Penegakan Hukum dan HAM
– ⁠Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan dan Politik

5. Meningkatkan partisipasi masyarakat yang lebih besar dalam proses Pilkada, serta memastikan transparansi dan akuntabilitas untuk melawan praktik politik uang serta pelanggaran pemilu lainnya.

6. ⁠Memastikan kandidat calon kepala daerah untuk mematuhi aturan yang berlaku dalam proses Pilkada dalam hal ini tidak melakukan praktik kampanye hitam, kampanye yang memecah belah masyarakat.

7. ⁠Mewajibkan kepada setiap kandidat calon kepala daerah untuk memasukkan isu lingkungan ke dalam visi dan misi mereka.

8. ⁠Menyediakan satu ruang kosong dalam surat suara untuk para pemilih mencoblos bila tidak ada kandidat atau janji politik yang sesuai dengan aspirasi kaum muda, khususnya isu keadilan sosial dan ekologis.

Terakhir, Kaum Muda bersama IHI berkomitmen untuk terus mengawal jalannya Pilkada 2024 dengan fokus pada isu lingkungan. (fran)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214

24 April 2026 - 03:10 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

19 April 2026 - 16:52 WITA

PA GMNI Kaltim: Demonstrasi 21 April Adalah “Koreksi Cinta” untuk Pemerintah

19 April 2026 - 10:40 WITA

Agus Suwandi Nilai Perubahan Wajah Kota Samarinda Sebagai Contoh Kongkrit Sinergi Level Pemerintahan

17 April 2026 - 10:29 WITA

Trending on Daerah