Menu

Dark Mode
Bakal Ada Tambahan Kuota P3K di Kukar Sebanyak 5.776 Orang, 574 Diantaranya Tenaga Guru Gerimis Tak Jadi Penghalang Pengambilan Sumpah 2.300 Pegawai P3K di Lingkup Pemkab Kukar Kunjungi 5 Balita Penderita Stunting Dari Muara Enggelam, Pemkab Kukar Komitmen Penanganan Stunting Jadi Prioritas Pemkab Kukar Capai Target Program 25 Ribu Nelayan Produktif

Daerah

Kantongi 30 Nama Sekolah Diduga Praktik Jual Beli Buku, Ridwan Tassa: Kami Serius Selesaikan

badge-check


					Foto : Sekolah negeri yang saat ini banyak keluhkan melonjaknya harga buku paket-LKS setiap tahunnya/ Foto: Fasenews.id Perbesar

Foto : Sekolah negeri yang saat ini banyak keluhkan melonjaknya harga buku paket-LKS setiap tahunnya/ Foto: Fasenews.id

FASENEWS.ID, SAMARINDA – Sebanyak 30 sekolah yang telah terdata diduga melakukan praktik jual-beli buku paket-LKS di sekolah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda membentuk tim khusus dalam menyelidiki sejumlah laporan tersebut.

Asisten I Pemkot Samarinda, Ridwan Tassa, mengatakan komitmennya dalam menyelidiki laporan dari sejumlah para wali murid.

“Kami akan segera selesaikan sejumlah laporan ini dengan serius,” ucap Ridwan Tassa, Jumat (9/8/2024).

Ridwan juga menuturkan, bahwa nantinya akan ada tim khusus yang melibatkan inspektorat, Tim Wali Kota, untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk melakukan sidak ke sekolah yang diduga melakukan praktik jual-beli buku.

Berdasarkan dari bukti-bukti yang telah diterima, tim akan mengunjungi secara langsung sekolah-sekolah yang terkait untuk memverifikasi kebenaran laporan itu.

“Langkah ini diambil bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada pihak yang dirugikan dan semua proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Kemudian, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan pihak kepala sekolah untuk mendapatkan gambaran langsung dari lapangan dan memastikan transparansi dalam proses pengadaan buku penunjang.

“Dari pertemuan ini diharapkan dapat memberikan pandangan secara jelas bagaimana kondisi di setiap sekolah,” beber Ridwan Tassa.

Terlepas itu, Jumat mendatang pihaknya akan menggelar rapat guna membahas opsi-opsi terkait teknis pengadaan buku penunjang.

“Kami juga berkomitmen untuk menyiapkan buku penunjang yang dianggarkan pada tahun 2025,” tandasnya. (nit)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

INSKA FEST 2026 Hadir sebagai Ruang Ekspresi Kreatif Pelajar Samarinda

26 February 2026 - 11:45 WIB

APPRI Kaltim: Proyek RDMP Balikpapan Jadi Tonggak Penting Kemandirian Energi Nasional

27 November 2025 - 11:41 WIB

Syarifudin Tangalindo Nahkoda Baru Himpunan Warga Buton Samarinda

22 November 2025 - 10:53 WIB

Pengamanan Demo Wajib Humanis

1 September 2025 - 11:20 WIB

Ribuan Warga Buton Lapandewa Kaindea di Samarinda Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

26 August 2025 - 12:34 WIB

Trending on Daerah