Menu

Dark Mode
Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214 di Depan Kantor Gubernur Kaltim Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur Ananda Emira Moeis Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masa Aksi 214 Rudy Mas’ud Buka Peluang Dialog dengan Demonstran, Tergantung Situasi Lapangan Tak Lazim, BGN Habiskan Rp1,5 Miliar Untuk Belanja Semir Sepatu

News

Jadi Ajang Asah Bakat Usia Dini, Soekarno Cup U-13 PDI Perjuangan Kaltim Diharapakan Berkelanjutan

badge-check


					Suasana Soekarno Cup U-13 PDI Perjuangan Kaltim Perbesar

Suasana Soekarno Cup U-13 PDI Perjuangan Kaltim

SAMARINDA – Sorak sorai para orang tua peserta turnamen Soekarno Cup U-13 yang digelar oleh DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur tak terelakkan saat menyaksikan anaknya. Mereka terus memberikan support anaknya berlaga.

Bertempat di Lapangan Mini Soccer V3BKS Citra Land Samarinda, turnamen ini diikuti 24 tim sepak bola dari berbagai daerah di Kaltim.

Sejak pagi, tribun sudah dipadati oleh orang tua dan keluarga pemain yang datang memberi dukungan. Sorak semangat dan tepuk tangan terdengar setiap kali anak-anak mereka menggiring bola dan menendang ke arah gawang. Namun, di balik semaraknya pertandingan, tersimpan harapan yang lebih besar dari sekadar kemenangan.

Sri Wulandari, orang tua dari salah satu pemain tim asal Balikpapan, mengaku bangga anaknya bisa ikut berkompetisi di turnamen ini. Baginya, turnamen seperti Soekarno Cup adalah panggung pembelajaran yang penting untuk anak-anak.

“Kami ingin anak-anak bukan cuma jago main bola, tapi juga belajar sportivitas dan kerja sama. Menang atau kalah itu biasa, yang penting mereka jadi anak yang punya karakter kuat,” ujar Sri kepada awak media, sambil menyeka keringat di wajah putranya usai laga pertama.

Hal senada juga diungkapkan Rahmad Ilham, ayah dari pemain asal Samarinda. Ia berharap pemerintah maupun partai politik lebih sering mengadakan kegiatan pembinaan usia dini seperti ini.

“Bagus sekali ada turnamen yang digelar partai politik, tapi tetap fokus ke pembinaan. Ini bukan soal politik praktis, ini soal masa depan generasi muda. Kami sebagai orang tua sangat mendukung,” ucap Rahmad sambil memantau jalannya pertandingan dari sisi lapangan.

Rahmad menambahkan bahwa anaknya sudah sejak umur 7 tahun aktif di sekolah sepak bola. Turnamen seperti ini menjadi langkah nyata mengukur hasil latihan dan menumbuhkan kepercayaan diri anak di level kompetisi.

Para orang tua juga berharap agar turnamen ini tidak hanya berhenti sebagai event tahunan, tapi bisa menjadi agenda rutin dan terus dikembangkan menjadi sistem pembinaan jangka panjang.

Dengan dukungan penuh dari orang tua dan pelatih, Soekarno Cup U-13 bukan sekadar ajang mencari bibit unggul, tapi juga wadah membangun mimpi dan karakter generasi sepak bola Kaltim di masa depan.

(Fran)

 

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

19 April 2026 - 16:52 WITA

PA GMNI Kaltim: Demonstrasi 21 April Adalah “Koreksi Cinta” untuk Pemerintah

19 April 2026 - 10:40 WITA

Agus Suwandi Nilai Perubahan Wajah Kota Samarinda Sebagai Contoh Kongkrit Sinergi Level Pemerintahan

17 April 2026 - 10:29 WITA

KNPI Samarinda Soroti Penghapusan Bankeu dan BPJS, Kebijakan Pemprov Kaltim Dinilai “Menyakiti Rakyat”,

11 April 2026 - 14:30 WITA

Trending on News