Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

Advertorial

Iswandi: Pengawasan BUMD Harus Profesional dan Berbasis Data

badge-check


					Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi. (Foto : MR) Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi. (Foto : MR)

SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan bahwa pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus dilakukan secara profesional dan berbasis pada data serta bukti yang valid.

Menurut Iswandi, pengawasan tidak lagi bisa bergantung pada opini atau asumsi semata. “Harus berdasarkan data konkret dan laporan keuangan yang akuntabel. Audit dan fakta menjadi dasar utama dalam menilai kinerja BUMD,” ujarnya.

Ia menilai laporan keuangan yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai alat penting untuk mengevaluasi arah dan efektivitas BUMD. Dengan laporan tersebut, DPRD dapat menyusun rekomendasi kebijakan yang lebih objektif dan berdampak langsung pada masyarakat.

“BUMD harus bisa memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Kalau kinerjanya tidak sesuai ekspektasi, kami siap bersikap kritis,” tegasnya.

Iswandi juga menyoroti pentingnya sinergi antara DPRD dan pihak eksekutif, terutama Bagian Ekonomi Pemkot Samarinda. Ia menilai, komunikasi yang terbuka sejak awal bisa mencegah konflik dan mempercepat penyelesaian masalah.

“Kalau koordinasi berjalan baik sejak awal, penyelesaian kendala pun jadi lebih mudah tanpa saling menyalahkan,” tambahnya.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap gaya kepemimpinan Wali Kota Samarinda yang menurutnya terbuka terhadap masukan dan kritik. Hal ini, kata Iswandi, perlu dijaga semua pihak, termasuk oleh BUMD, agar tata kelola keuangan dan layanan publik semakin membaik.

“Kalau pimpinan sudah profesional, maka sistem pengawasannya pun harus profesional. Ini bagian dari tanggung jawab kami di DPRD untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai tujuannya,” tukasnya.

(Adv/DPRD Samarinda/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan

30 June 2026 - 23:05 WITA

DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

30 June 2026 - 23:01 WITA

Gangguan PLTGU Picu Pemadaman Bergilir, Langkah Pemulihan Harus Dipercepat Demi Selamatkan Aktivitas Ekonomi

30 June 2026 - 22:38 WITA

DPRD Samarinda Ragukan Target Laba BPR Rp2,7 Miliar, Meski Kinerja Terus Membaik

29 June 2026 - 23:12 WITA

Kebakaran Gang Mawar Jadi Alarm Penataan Permukiman, DPRD Samarinda Dorong Solusi Jangka Panjang

29 June 2026 - 23:07 WITA

Trending on Advertorial