Menu

Dark Mode
Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214 di Depan Kantor Gubernur Kaltim Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur Ananda Emira Moeis Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masa Aksi 214 Rudy Mas’ud Buka Peluang Dialog dengan Demonstran, Tergantung Situasi Lapangan Tak Lazim, BGN Habiskan Rp1,5 Miliar Untuk Belanja Semir Sepatu DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

News

Gaji Andi Ibrahim Bisa Sampai Rp 11 Juta, Kok Bisa Doktor di UIN Alauddin Itu Masih Cetak Uang Palsu? Ternyata Ada Ambisi Pribadi….. 

badge-check


					Kolase foto Andi Ibrahim dan ilustrasi uang palsu/ kolase oleh fasenews.id Perbesar

Kolase foto Andi Ibrahim dan ilustrasi uang palsu/ kolase oleh fasenews.id

FASENEWS.ID – Berapa gaji Andi Ibrahim hingga mesti harus lakoni bisnis cetak uang palsu?

Sosok Andi Ibrahim, Dosen dengar gelar Doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menjadi perhatian publik belakangan hari ini.

Tak lepas dari terungkapnya kejahatan perbankan, pencetakan uang palsu yang dilakukan di UIN Alauddin Makassar, Andi Ibrahim termasuk pihak yang melakoni kejahatan perbankan ini.

Andi Ibrahim bersama dengan 16 orang lainnya sudah dijadikan tersangka oleh kepolisian atas kasus uang palsu dicetak di UIN Alauddin Makassar.

Usai berita ini muncul, netizen banyak pula yang menaruh atensi pada sosok Andi Ibrahim.

Ia mencuri perhatian, karena statusnya yang merupakan dosen sekaligus juga pernah menjabat sebagai Wakil Dekan di Fakulas Adab dan Humaniora kampus UIN Alauddin Makassar.

Andi Ibrahim juga diberi jabatan lain oleh pihak kampus, yakni sebagai Kepala Perpustakaan UIN Alauddin.

Dengan jabatan itu, publik bertanya-tanya, berapa sebenarnya gaji Andi Ibrahim per bulan yang ia terima sebagai pejabat di lingkungan kampus tersebut.

Andi Ibrahim pun diketahui sudah bergelar doktor, yang tak mungkin jika hanya bergaji setara UMP atau UMK.

.Informasi dihimpun, gaji dosen pangkat III C dengan gelar doktor ada di kisaran Rp 6 juta – Rp 11 juta per bulan.

Jumlah itu belum termasuk gaji dari jabatan-jabatan lain yang diemban seorang dosen dengan pangkat III C.

Sosok Andi Ibrahim 

Andi Ibrahim diketahui bergelar doktor.

Ia sebelumnya mendapatkan gelar sarjana, untuk jenjang S1 dan S2 di Universitas Indonesia dan Universitas Negeri Malang.

Lalu, Andi Ibrahim melanjutkan gelar S3-nya di UIN Alauddin Makassar.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak menjelaskan bahwa motif Andi Ibrahim mencetak uang palsu adalah untuk kepentingan pribadi.

Tersangka Andi Ibrahim melakukan itu, karena ingin mendapatkan uang banyak dalam waktu singkat.

“Khilaf. Ingin mendapatkan uang dalam jumlah besar secara instan,” kata Reonald Simanjuntak.

Hal ini juga disebut dilakukan Andi Ibrahim karena ingin melancarkan ambisi pribadinya untuk menjadi calon bupati Barru, sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan. (as) 

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

Ananda Emira Moeis Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masa Aksi 214

21 April 2026 - 14:58 WITA

DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

19 April 2026 - 16:52 WITA

PA GMNI Kaltim: Demonstrasi 21 April Adalah “Koreksi Cinta” untuk Pemerintah

19 April 2026 - 10:40 WITA

Agus Suwandi Nilai Perubahan Wajah Kota Samarinda Sebagai Contoh Kongkrit Sinergi Level Pemerintahan

17 April 2026 - 10:29 WITA

Trending on Daerah