Menu

Dark Mode
Bakal Ada Tambahan Kuota P3K di Kukar Sebanyak 5.776 Orang, 574 Diantaranya Tenaga Guru Gerimis Tak Jadi Penghalang Pengambilan Sumpah 2.300 Pegawai P3K di Lingkup Pemkab Kukar Kunjungi 5 Balita Penderita Stunting Dari Muara Enggelam, Pemkab Kukar Komitmen Penanganan Stunting Jadi Prioritas Pemkab Kukar Capai Target Program 25 Ribu Nelayan Produktif

News

Gaji Andi Ibrahim Bisa Sampai Rp 11 Juta, Kok Bisa Doktor di UIN Alauddin Itu Masih Cetak Uang Palsu? Ternyata Ada Ambisi Pribadi….. 

badge-check


					Kolase foto Andi Ibrahim dan ilustrasi uang palsu/ kolase oleh fasenews.id Perbesar

Kolase foto Andi Ibrahim dan ilustrasi uang palsu/ kolase oleh fasenews.id

FASENEWS.ID – Berapa gaji Andi Ibrahim hingga mesti harus lakoni bisnis cetak uang palsu?

Sosok Andi Ibrahim, Dosen dengar gelar Doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menjadi perhatian publik belakangan hari ini.

Tak lepas dari terungkapnya kejahatan perbankan, pencetakan uang palsu yang dilakukan di UIN Alauddin Makassar, Andi Ibrahim termasuk pihak yang melakoni kejahatan perbankan ini.

Andi Ibrahim bersama dengan 16 orang lainnya sudah dijadikan tersangka oleh kepolisian atas kasus uang palsu dicetak di UIN Alauddin Makassar.

Usai berita ini muncul, netizen banyak pula yang menaruh atensi pada sosok Andi Ibrahim.

Ia mencuri perhatian, karena statusnya yang merupakan dosen sekaligus juga pernah menjabat sebagai Wakil Dekan di Fakulas Adab dan Humaniora kampus UIN Alauddin Makassar.

Andi Ibrahim juga diberi jabatan lain oleh pihak kampus, yakni sebagai Kepala Perpustakaan UIN Alauddin.

Dengan jabatan itu, publik bertanya-tanya, berapa sebenarnya gaji Andi Ibrahim per bulan yang ia terima sebagai pejabat di lingkungan kampus tersebut.

Andi Ibrahim pun diketahui sudah bergelar doktor, yang tak mungkin jika hanya bergaji setara UMP atau UMK.

.Informasi dihimpun, gaji dosen pangkat III C dengan gelar doktor ada di kisaran Rp 6 juta – Rp 11 juta per bulan.

Jumlah itu belum termasuk gaji dari jabatan-jabatan lain yang diemban seorang dosen dengan pangkat III C.

Sosok Andi Ibrahim 

Andi Ibrahim diketahui bergelar doktor.

Ia sebelumnya mendapatkan gelar sarjana, untuk jenjang S1 dan S2 di Universitas Indonesia dan Universitas Negeri Malang.

Lalu, Andi Ibrahim melanjutkan gelar S3-nya di UIN Alauddin Makassar.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak menjelaskan bahwa motif Andi Ibrahim mencetak uang palsu adalah untuk kepentingan pribadi.

Tersangka Andi Ibrahim melakukan itu, karena ingin mendapatkan uang banyak dalam waktu singkat.

“Khilaf. Ingin mendapatkan uang dalam jumlah besar secara instan,” kata Reonald Simanjuntak.

Hal ini juga disebut dilakukan Andi Ibrahim karena ingin melancarkan ambisi pribadinya untuk menjadi calon bupati Barru, sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan. (as) 

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Menantang Batas Manusia: Kirana Larasati Sejarah Baru Perempuan Indonesia, Menyelam Hingga 127 Meter di Bawah Laut

4 March 2026 - 10:22 WIB

Penyakit Kronis, Disabilitas yang Tak Kasat Mata Kini Diakui Negara

3 March 2026 - 22:06 WIB

MBG Terancam Jadi Pemborosan: 62 Juta Porsi Tak Dimakan, Potensi Kerugian Negara Tembus Rp1,27 Triliun per Pekan

3 March 2026 - 06:55 WIB

INSKA FEST 2026 Hadir sebagai Ruang Ekspresi Kreatif Pelajar Samarinda

26 February 2026 - 11:45 WIB

Dari Kertas Bekas Jadi Karya Bernilai: Edukasi Lingkungan Lewat PENDIKRESA Bersama Anak Usia Dini

14 January 2026 - 10:52 WIB

Trending on News