Menu

Dark Mode
768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

Advertorial

Fasilitasi Hak Suara Penyandang Disabilitas di Samarinda, Ada Bilik Khusus hingga Surat Suara Braille

badge-check


					Potret Surat Suara Braille/ KPU RI Perbesar

Potret Surat Suara Braille/ KPU RI

FASENEWS.ID, SAMARINDA –  Hak pilih untuk penyandang disabilitas pada Pilkada serentak 2024 turut menjadi fokus pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda.

Dipastikan, penyandang disabilitas di Samarinda tetap akan bisa menyalurkan hak pilihnya.

Persiapan untuk para penyadang disabilitas itu, akan ada bilik suara khusus disiapkan KPU Samarinda, yang teknisnya akan dihandle melalui KPPS (Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara).

.Bilik khusus itu akan ada di total 1.202 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Samarinda.

Dijelaskan Komisioner KPU Samarinda, Arif Rakhman bahwa untuk penyandang disabilitas sudah ada bilik khusus, sehingga ketika di TPS nantinya, mereka tidak melakukan pencoblosan di bilik umum.

“Mereka (penyandang disabilitas) akan diprioritaskan menggunakan bilik suara yang telah disediakan, sehingga tidak perlu menggunakan bilik umum,” ungkapnya.

Selain bilik suara khusus, ada pula fasilitas lain yang akan mempermudah penyandang disabilitas dalam menyalurkan hak pilihnya.

Yakni, khusus untuk penyandang tunanetra, ada 1000 lembar surat suara braille yang disiapkan KPU Samarinda.

Pihak KPU juga dikatakan Arif Rakhman sudah melakukan koordinasi dengan pihak KPPS agar untuk penyandang disabilitas, akan diprioritaskan untuk lebih dahulu mencoblos.

Selain itu, diperbolehkan juga untuk datang bersama dengan pendamping.

“Keluarga juga diperbolehkan menjadi pendamping, asalkan mengikuti prosedur yang berlaku dengan mengisi formulir terlebih dahulu,” jelasnya.

Sementara itu, untuk pelaksanaan pencoblosan di lokasi lain, seperti rumah sakit, hingga lembaga permasyarakatan juga sudah diatur dan dipersiapkan.

“Di Lapas juga sudah ada TPS khusus sehingga mereka tetap bisa menyalurkan hak pilihnya,” pungkas Arif Rakhman. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial