Menu

Dark Mode
768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

Advertorial

Eks Pekerja Tambang Diusulkan Dapat Modal Usaha Tanpa Bunga

badge-check


					Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi. (Foto : Ist) Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi. (Foto : Ist)

SAMARINDA – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mulai terjadi seiring menurunnya aktivitas industri pertambangan batu bara di Kota Samarinda mendapat sorotan DPRD. Di tengah kekhawatiran meningkatnya angka pengangguran, Komisi IV DPRD Samarinda mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) menghadirkan solusi yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi para pekerja terdampak.

Salah satu gagasan yang diusulkan ialah penyediaan program bantuan maupun pinjaman modal usaha tanpa bunga bagi eks pekerja tambang yang ingin berwirausaha.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, menilai pelatihan keterampilan kerja saja belum cukup untuk menjawab tantangan yang dihadapi para korban PHK. Menurutnya, peningkatan kemampuan harus dibarengi dengan akses permodalan agar keterampilan tersebut dapat berkembang menjadi usaha yang produktif.

“Yang perlu dipikirkan adalah bagaimana masyarakat eks tambang ini memiliki kemampuan lain yang bisa dikembangkan, kemudian dimanfaatkan untuk berwirausaha dan membangun sumber pendapatan baru,” ujar Ismail, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan, sebagian besar pekerja tambang selama ini bergantung pada sektor pertambangan sehingga belum memiliki pengalaman yang memadai di bidang usaha lain. Karena itu, pemerintah diharapkan menghadirkan program pemberdayaan yang menyeluruh, mulai dari pelatihan hingga dukungan pembiayaan usaha.

Menurut Ismail, skema pinjaman modal tanpa bunga dapat menjadi jalan keluar bagi masyarakat yang memiliki semangat berwirausaha tetapi terbentur keterbatasan modal.

“Ketika mereka memiliki keinginan untuk membuka usaha tetapi terkendala modal, maka pinjaman tanpa bunga bisa menjadi salah satu alternatif solusi. Dengan begitu, mereka tetap memiliki kesempatan untuk membangun usaha dan memperoleh penghasilan,” jelasnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut berharap dukungan permodalan itu menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkot Samarinda dalam mengantisipasi dampak sosial dan ekonomi akibat menurunnya aktivitas sektor pertambangan.

Ia meyakini, selain membantu menjaga stabilitas ekonomi keluarga yang terdampak PHK, kebijakan tersebut juga berpotensi melahirkan pelaku usaha mikro baru yang mampu memperkuat fondasi perekonomian daerah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sektor tambang.

(ADV/DPRD Samarinda)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial