Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

Advertorial

DPRD Samarinda Tunggu Dokumen Pemkot, Pembahasan APBD 2027 Belum Dimulai

badge-check


					Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah Perbesar

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah

SAMARINDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda belum memulai pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027. Hingga awal Juli 2026, proses tersebut masih menunggu penyampaian dokumen resmi dari Pemerintah Kota Samarinda.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menjelaskan penyusunan APBD 2027 masih berada pada tahap internal di lingkungan pemerintah kota. Karena itu, DPRD belum dapat menjalankan pembahasan sebelum menerima nota keuangan beserta buku rancangan anggaran sebagai dasar pembahasan.

“Kita belum bahas, tunggu saja nanti. Ini masih menunggu penyusunan dari pemerintah kota,” kata Helmi.

Ia menegaskan mekanisme penyusunan APBD mengharuskan pemerintah daerah lebih dahulu menyerahkan dokumen anggaran kepada legislatif sebelum pembahasan dilakukan melalui komisi maupun badan anggaran.

“Nanti pemerintah kota akan menyampaikan buku anggarannya. Kalau sudah ada, baru kita bahas,” ujarnya.

Pembahasan APBD 2027 juga diperkirakan akan berlangsung di tengah tantangan fiskal yang masih membayangi Kota Samarinda. Pada 2026, APBD murni mengalami penurunan signifikan menjadi sekitar Rp3,18 triliun dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp5,8 triliun. Setelah memperhitungkan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kemampuan anggaran daerah berada di kisaran Rp3,5 triliun.

Selain menunggu dokumen dari pemerintah kota, DPRD juga masih menanti kepastian arah kebijakan fiskal nasional. Hingga saat ini belum ada informasi resmi dari pemerintah pusat mengenai kemungkinan pemberlakuan kembali kebijakan efisiensi anggaran pada 2027.

“Yang jelas kita nunggu juga ini dari pusat. Sampai saat ini belum ada instruksi apakah efisiensi atau tidak,” kata Helmi.

Menurutnya, arah pembahasan APBD 2027 nantinya akan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat. Jika terdapat regulasi atau arahan baru terkait pengelolaan keuangan daerah, DPRD bersama Pemerintah Kota Samarinda akan mengakomodasinya dalam proses penyusunan anggaran.

“Tapi nanti pada saat pembahasan mungkin ada arahan-arahan, termasuk dari pemerintah pusat juga. Nanti kan kita ikut saja,” tutup Helmi.

(ADV/DPRD Samarinda)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan

30 June 2026 - 23:05 WITA

DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

30 June 2026 - 23:01 WITA

Gangguan PLTGU Picu Pemadaman Bergilir, Langkah Pemulihan Harus Dipercepat Demi Selamatkan Aktivitas Ekonomi

30 June 2026 - 22:38 WITA

DPRD Samarinda Ragukan Target Laba BPR Rp2,7 Miliar, Meski Kinerja Terus Membaik

29 June 2026 - 23:12 WITA

Kebakaran Gang Mawar Jadi Alarm Penataan Permukiman, DPRD Samarinda Dorong Solusi Jangka Panjang

29 June 2026 - 23:07 WITA

Trending on Advertorial