Menu

Dark Mode
Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214 di Depan Kantor Gubernur Kaltim Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur Ananda Emira Moeis Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masa Aksi 214 Rudy Mas’ud Buka Peluang Dialog dengan Demonstran, Tergantung Situasi Lapangan Tak Lazim, BGN Habiskan Rp1,5 Miliar Untuk Belanja Semir Sepatu

News

Di Teras Malioboro, Mengkeu Purbaya Dihadang Ibu-ibu Minta Hentikan MBG

badge-check


					Moment saat Mengkeu Purbaya Dihadang Ibu-ibu Minta Hentikan program MBG Perbesar

Moment saat Mengkeu Purbaya Dihadang Ibu-ibu Minta Hentikan program MBG

Fasenews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang tengah melakukan kunjungan kerja, melangkah santai menuju Pasar Beringharjo, Selasa (17/3/2026). Waktu menunjukkan pukul 13.35 WIB.

Langkah Purbaya mendadak terhenti. Dua perempuan berkerudung menghampirinya. Bukan untuk swafoto atau sekadar bersalaman, melainkan membawa sesuatu yang lebih berat, kegelisahan.

Awalnya, interaksi berlangsung hangat. Sapaan dan jabat tangan menjadi pembuka yang sopan. Tapi suasana cepat berubah ketika salah satu dari mereka mulai berbicara, nada suaranya tegas, menyiratkan keresahan yang lama dipendam.

“Pak, tolong MBG dihentikan, pak. Tolong, pak. Dihentikan ya, pak. MBG itu nggak adil, pak. Banyak ketimpangan, pak. Kalau bisa diuangkan saja, pak,” ucapnya, tanpa jeda panjang.

Kalimat itu meluncur lugas, tanpa bahasa birokrasi, tanpa diksi yang dipoles. Sebuah kritik yang lahir dari pengalaman sehari-hari.

Rekannya menimpali, memperkuat keluhan dari sisi yang lebih personal. Ia bercerita tentang anaknya, yang justru tidak mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), program yang dirancang negara untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda.

“Bener, banyak yang komplain. Anak saya itu nggak mau makan MBG, pak. Tolong,” katanya.

Di tengah keramaian Malioboro, pernyataan itu terasa kontras. Program yang di atas kertas tampak solutif, di lapangan ternyata menyisakan cerita yang tak selalu selaras dengan tujuan awalnya.

Purbaya tidak bereaksi defensif. Ia tetap tenang. Senyum tipis menghiasi wajahnya, seolah mencoba menjaga ruang dialog tetap terbuka di tengah situasi spontan itu.

“Kita buat efektif saja ya. Nanti saya sampaikan ke Pak Presiden,” jawabnya singkat. Tidak ada perdebatan panjang. Tidak ada klarifikasi teknis. Hanya janji sederhana: menyampaikan.

(*)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

19 April 2026 - 16:52 WITA

PA GMNI Kaltim: Demonstrasi 21 April Adalah “Koreksi Cinta” untuk Pemerintah

19 April 2026 - 10:40 WITA

Agus Suwandi Nilai Perubahan Wajah Kota Samarinda Sebagai Contoh Kongkrit Sinergi Level Pemerintahan

17 April 2026 - 10:29 WITA

KNPI Samarinda Soroti Penghapusan Bankeu dan BPJS, Kebijakan Pemprov Kaltim Dinilai “Menyakiti Rakyat”,

11 April 2026 - 14:30 WITA

Trending on News