Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

Advertorial

Berinovasi dengan Kompor Bahan Bakar Oli Bekas: Antonius Luhur Raih Penghargaan DPMPD Kaltim (Part 2)

badge-check


					Antonius Luhur Budi Teja Pranata, Peraih Juara 1 Kategori Tepat Guna dengan Karya Kompor Oli Bekas oleh DPMPD Kaltim/Foto: Kolase Fasenews.id Perbesar

Antonius Luhur Budi Teja Pranata, Peraih Juara 1 Kategori Tepat Guna dengan Karya Kompor Oli Bekas oleh DPMPD Kaltim/Foto: Kolase Fasenews.id

FASENEWS.ID – Antonius Luhur Budi Teja Pranata, pemenang penghargaan juara 1 untuk teknologi tepat guna, menceritakan pengalamannya dalam memodifikasi kompor yang ada.

Dia menjelaskan bagaimana inovasinya meningkatkan efisiensi dan kenyamanan saat memasak.

Karya Antonius Luhur Budi Teja Pranata ikut berpartisipasi dalam lomba yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim pada tahun 2024, di mana ia berhasil meraih juara 1 untuk kategori karya tepat guna. Penghargaan ini diberikan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kaltim.

Penghargaan yang diterima Antonius diserahkan bersamaan dengan penghargaan lain kepada para pemenang pada pembukaan Expo BUMDES yang berlangsung di BIGMall Samarinda pada (11/10/2024).

Antonius Luhur Budi Teja Pranata, yang dikenal dengan nama Anton, menceritakan pengalamannya dalam mengolah kompor yang terbuat dari oli bekas, sebelum dimodifikasi, kompor tersebut memiliki cara penggunaan yang rumit, namun, setelah melalui serangkaian inovasi dan pengembangan, kini kompor tersebut tidak hanya lebih mudah digunakan, tetapi juga menghasilkan api yang baik.

Awal cerita dimulai ketika dia bekerja di sebuah perusahaan, namun dia harus menghadapi PHK dan kehilangan pekerjaannya.

Selain menghadapi masalah PHK, dia juga terbebani dengan tanggung jawab untuk merawat anjing-anjing liar milik perusahaan. pemilik sebelumnya membiarkan mereka dalam kondisi yang tidak baik.

Pria kelahiran 1967 ini berbagi cerita tentang aktivitas memasaknya yang rutin, baik untuk dirinya maupun untuk hewan peliharaannya, sering memasak dalam waktu lama membuat kompor gasnya cepat habis.

Pada saat itu, dirinya dihadapkan pada masalah kelangkaan gas tabung 3 kg yang terjadi pada tahun 2023, situasi ini memaksanya untuk mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi.

Disampaikannya bahwa kompor berbahan bakar oli bekas yang tersedia di pasaran lebih sulit dioperasikan, di banding dengan hasil modifikasinya memberikan kemudahan penggunanya saat memasak.

“Karena betul-betul kesulitan menggunakan kompor yang ada sebelumnya seperti yang telah beredar dipasaran itu, meski konsumen terlebih dulu telah melihat cara pemakaiannya melalui channel YouTube,” ungkapnya.

Anton menambahkan bahwa kompor yang telah dimodifikasi tersebut dapat digunakan untuk memasak selama 2 hingga 3 jam, sambil menghemat penggunaan gas secara signifikan.

“Dengan alat modifikasi saya kemudahan untuk memasak lebih mudah karena lebih menghemat gas yang kita miliki karena tidak semua orang mampu untuk membeli gas,” ucapnya.

Kompor ini bekerja dengan memanfaatkan oli bekas sebagai bahan bakar.

Oli bekas akan dituang ke dalam salah satu bagian kompor yang dirancang oleh Anton.

Proses selanjutnya adalah oli bekas yang akan berubah menjadi gas melalui pembakaran dalam sistem kompor yang dirancang oleh Anton.

Kompor buatan Anton ini terbuat dari baja ringan, yang membuatnya lebih tahan terhadap karat dan mudah dibawa.

“Peralatannya lebih mudah, ringan dan tidak gampang berkarat daripada menggunakan berbahan besi siku yang dapat cepat timbulnya karat,” tutupnya. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan

30 June 2026 - 23:05 WITA

DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

30 June 2026 - 23:01 WITA

Gangguan PLTGU Picu Pemadaman Bergilir, Langkah Pemulihan Harus Dipercepat Demi Selamatkan Aktivitas Ekonomi

30 June 2026 - 22:38 WITA

DPRD Samarinda Ragukan Target Laba BPR Rp2,7 Miliar, Meski Kinerja Terus Membaik

29 June 2026 - 23:12 WITA

Kebakaran Gang Mawar Jadi Alarm Penataan Permukiman, DPRD Samarinda Dorong Solusi Jangka Panjang

29 June 2026 - 23:07 WITA

Trending on Advertorial