Menu

Dark Mode
768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

Daerah

Andi Satya, Sang Dokter yang Baru Dilantik Sebagai Anggota DPRD Kaltim, Bakal Konsen dengan Isu Kesehatan

badge-check


					Foto: Andi Satya Adi dikonfirmasi usai pelantikan anggota DPRD Kaltim/ Foto: fasenews.id Perbesar

Foto: Andi Satya Adi dikonfirmasi usai pelantikan anggota DPRD Kaltim/ Foto: fasenews.id

FASENEWS.ID, SAMARINDA – Andi Satya Adi baru saja dilantik sebagai anggota DPRD Kaltim pada, Senin (02/08/2024).

Seperti anggota dewan lainya yang akan dilantik, dia hadir mengenakan jas berwarna hitam, kopiah hitam.

Tampak beda dengan dasi yang melekat di dadanya yang berwarna kuning. Menandakan identitas dirinya sebagai kader partai Golkar.

Pria kelahiran tahun 1982 ini merupakan dokter spesialis kandungan.

Dari latar belakang itu, dia menaruh perhatian pada pembangunan dan pengembangan infrastruktur kesehatan di Benua Etam (sebutan Kaltim).

Stunting begitu disorot. Seperti diketahui angka stunting di Kaltim tahun 2023 di angkat 17 persen, jumlah ini mengalami penurunan di bandingkan tahun 2022 di angka 23 persen.

Akan tetapi masih di atas target nasional 14 persen.

“Pertama yang menjadi isu prioritas masalah infrastruktur. Bukan saja soal infratruktur jalan, perumahan dan lain lain. Tetapi juga termasuk infrastruktur kesehatan infratruktur pendidikan,”ungkapnya.

“Infrastruktur yang baik maka akan mengurangi seperti tadi, stunting yang dibicarakan,”sambungnya lagi.

Isu yang bakal jadi prioritas adalah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan lapangan pekerjaan.

Jika mengacu pada Indeks Pengembangan Manusia (IPM) di Kaltim saat ini 78,20 persen lebih tinggi dari IPM Nasional 74,39 akan tetapi jumlah pengangguran masih tinggi.

“Ini cukup ironis IPM kita masuk kategori tinggi tetapi angka pengangguran di Kaltim jika dibandingkan provinsi yang lain itu tergolong tinggi, kita akan fokus di situ agar angka pengangguran bisa menurun, kami akan rencanakan bagaimana peningkatan SDM yang baik melalui pelatihan dan sertifikasi,” ungkapnya.

Isu terakhir yang menjadi perhatiannya dirinya ialah terkait isu lingkungan bagaimana pembangunan kedepannya harus memperhatikan aspek keberlangsungan.

“Pembangunan harus merujuk pada lingkungan hijau, mengingat keberadaan IKN di Kaltim pastinya Pembangunan akan terus berlangsung ini yang harus sama-sama kita kawal jangan sampai nantinya lingkungan kita malah rusak,” pungkasnya. (fran)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro

2 September 2026 - 18:23 WITA

Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah

2 September 2026 - 08:24 WITA

Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa

17 August 2026 - 16:02 WITA

Mengenang Peristiwa Kudatuli, Ananda: Demokrasi Tak Lahir di Atas Karpet Merah Kekuasaan

27 July 2026 - 09:55 WITA

Sugiyono Gaungkan Spirit Bung Karno untuk Generasi Muda Samarinda

22 June 2026 - 10:40 WITA

Trending on Daerah