Menu

Dark Mode
Dua Kali Tertunda, Penyampaian Visi-Misi Bakal Calon Rektor Unmul Digelar Besok Kabut Asap Ancam Aktivitas Sekolah, Disdikbud Samarinda Siapkan Skenario Belajar Daring 768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional

Advertorial

Abdul Rohim Merasa Lega Pekerja Teras Samarinda Akhirnya Dapat Kepastian Gaji

badge-check


					Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim Perbesar

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim

SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim merasa lega setelah mendapat kabar kepastian terkait upah pekerja proyek Teras Samarinda.

Pekerja proyek teras Samarinda sudah sekian lama lama menanti kepastian untuk mendapatkan hak mereka. Akhirnya mendapatkan titik terang melalui mediasi yang difasilitasi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda.

Pihak kontraktor sepakat melunasi gaji pekerja sebelum 24 Maret 2025, dengan total nilai Rp 85 juta. Kesepakatan ini menjadi angin segar bagi para pekerja yang sebelumnya belum menerima hak mereka.

Kesepakatan pembayaran tersebut dituangkan dalam surat pernyataan tertulis yang ditandatangani kedua belah pihak, dengan Kejari Samarinda sebagai saksi.

“Saya merasa lega mendengar bahwa hak para pekerja akhirnya dipenuhi. Ini adalah bentuk tanggung jawab yang harus dijunjung tinggi oleh setiap kontraktor,” ujar Abdul Rohim.

Ia menegaskan pentingnya komitmen dalam memenuhi hak pekerja dan berharap kejadian serupa tidak terulang di proyek-proyek lain.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menekankan bahwa perlindungan hak pekerja harus menjadi prioritas utama dalam setiap proyek pembangunan di Samarinda.

Proyek Teras Samarinda sendiri merupakan salah satu program pembangunan infrastruktur yang bertujuan memperindah kawasan tepi sungai dan meningkatkan daya tarik wisata kota.

Namun, di balik kemegahan proyek ini, keterlambatan pembayaran gaji pekerja menjadi isu yang mencuat dan menyorot tata kelola proyek serta hubungan kerja antara kontraktor dan pekerja.

Dari sisi hukum, keterlibatan Kejaksaan Negeri Samarinda dalam mediasi ini menunjukkan bahwa negara hadir dalam menyelesaikan sengketa ketenagakerjaan. Kejari Samarinda menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal implementasi kesepakatan agar pembayaran berjalan sesuai jadwal.

Meski gaji pekerja proyek Teras Samarinda telah mendapat kepastian, Abdul Rohim mengingatkan bahwa masih ada aspek lain yang perlu diperjelas, termasuk pembayaran di luar gaji pekerja yang belum masuk dalam kesepakatan saat ini.

“Kita berharap pemerintah kota dan kontraktor dapat lebih transparan dalam mengelola anggaran proyek serta memastikan kesejahteraan pekerja tetap terjaga,” pungkasnya.

(Adv/DPRD Samarinda)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial