Menu

Dark Mode
768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

Advertorial

DPRD Dukung Zero Tambang, Ronald Lonteng: Samarinda Butuh Ruang Hijau untuk Tekan Risiko Banjir

badge-check


					Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronald Stephen Lonteng Perbesar

Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronald Stephen Lonteng

SAMARINDA – Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronald Stephen Lonteng, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang mendorong pengurangan aktivitas pertambangan di kawasan perkotaan.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat perlindungan lingkungan sekaligus mengurangi risiko banjir yang hingga kini masih menjadi persoalan utama di ibu kota Kalimantan Timur tersebut.

Menurut Ronald, Pemkot Samarinda telah melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan tambang yang masih beroperasi di sekitar wilayah kota. Karena itu, ia meminta seluruh perusahaan segera menyesuaikan kegiatan operasionalnya dengan arah kebijakan pemerintah demi menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Ini kan sudah disosialisasikan oleh Pemkot Samarinda, jadi perusahaan tambang harus segera berbenah ya,” ujarnya.

Lebih jauh, Ronald mengaku mendukung penuh gagasan zero tambang di wilayah Kota Samarinda. Ia menilai keberadaan aktivitas pertambangan di kawasan perkotaan berpotensi memperparah kerusakan lingkungan, terutama akibat berkurangnya kawasan resapan air yang memiliki peran penting dalam mengendalikan banjir.

“Kalau saya mendukung zero tambang untuk Samarinda karena untuk mengurangi risiko banjir, karena lahan harusnya dipakai sebagai daerah resapan air,” tegasnya.

Ia berharap kebijakan tersebut tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan diwujudkan melalui implementasi yang konsisten dengan pengawasan yang melibatkan berbagai instansi terkait. Di sisi lain, Ronald juga mendorong agar lahan-lahan bekas tambang direklamasi dan dikembalikan fungsinya sebagai ruang terbuka hijau yang mampu menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan.

Dengan dukungan regulasi yang kuat, pengawasan yang berkelanjutan, serta partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, Ronald optimistis Samarinda dapat bergerak menuju kota yang lebih hijau, lebih tangguh menghadapi bencana, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

(ADV/DPRD Samarinda)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial