SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menegaskan bahwa desain pembangunan Pasar Pagi telah melalui proses pemaparan sejak tahap perencanaan. Namun, menurutnya, tidak ada yang memprediksi bahwa setelah revitalisasi rampung, tingkat kunjungan masyarakat justru mengalami penurunan yang cukup signifikan.
“Desainnya sudah dipaparkan sejak awal. Namun, tentu tidak ada yang memperkirakan bahwa setelah renovasi selesai, kunjungan masyarakat justru menurun cukup drastis seperti yang terjadi saat ini,” ujar Rohim.
Ia menilai, dengan selesainya proses pembangunan dan pasar kini telah beroperasi, perhatian pemerintah seharusnya tidak lagi terfokus pada perdebatan mengenai desain. Yang lebih mendesak adalah merumuskan strategi yang mampu menghidupkan kembali aktivitas perdagangan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk berbelanja di Pasar Pagi.
Rohim mendorong Pemerintah Kota Samarinda segera melakukan kajian komprehensif guna mengidentifikasi penyebab menurunnya jumlah pengunjung, sekaligus menyusun langkah-langkah strategis yang dapat meningkatkan daya saing pasar.
Salah satu gagasan yang dinilainya layak diperkuat adalah menjadikan Pasar Pagi sebagai pusat perdagangan grosir terbesar di Samarinda, dengan menawarkan harga yang lebih kompetitif sehingga mampu menarik pedagang maupun konsumen dari berbagai daerah.
“Pemerintah harus menghadirkan daya tarik yang kuat. Pasar Pagi harus memiliki identitas yang jelas sebagai pusat grosir dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan kawasan perdagangan lainnya,” tegasnya.
Selain penguatan fungsi pasar, Rohim juga menilai promosi yang terarah serta kolaborasi yang erat antara pemerintah dan para pedagang menjadi faktor penting dalam mengembalikan geliat ekonomi di kawasan tersebut. Berbagai inovasi pemasaran dan agenda promosi dinilai dapat menjadi instrumen untuk menarik kembali minat masyarakat.
“Yang paling dibutuhkan saat ini adalah strategi untuk mengembalikan pengunjung. Baik melalui promosi, kolaborasi pemasaran, maupun berbagai inovasi yang mampu menjadikan Pasar Pagi kembali sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
(ADV/DPRD Samarinda)











