Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

Daerah

Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition

badge-check


					Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Perbesar

SAMARINDA – Bulan Juni selalu punya gema tersendiri dalam sejarah Indonesia. Di Samarinda, gaung itu kini diterjemahkan dengan cara yang lebih segar, bukan lewat podium panjang, melainkan lewat video singkat berdurasi 90 detik.

Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Sugiyono, resmi meluncurkan “Creative Competition: JuniBulanBungKarno”, sebuah ajang kreatif yang menantang generasi muda meramu ulang semangat Bung Karno dalam bahasa zaman: visual, cepat, dan penuh makna.

Mengusung tema “Refleksi Nilai-Nilai Pengabdian atau Dedication of Life”, kompetisi ini tidak sekadar lomba konten, melainkan ruang tafsir baru, tentang bagaimana ide besar sang Proklamator hidup di tengah realitas anak muda hari ini.

Sugiyono menegaskan, pendekatan ini sengaja dipilih untuk menjembatani jarak antara sejarah dan generasi digital.

“Kita ingin Bung Karno tidak hanya hadir di buku pelajaran, tetapi hidup dalam cara berpikir dan bertindak anak muda. ‘Dedication of Life’ itu tentang pengabdian yang melampaui diri sendiri. Saya ingin melihat bagaimana itu diterjemahkan untuk Samarinda hari ini,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Lewat platform seperti Instagram dan TikTok, peserta diberi kebebasan mengekspresikan gagasan, baik secara visual, naratif, maupun performatif, selama tetap berpijak pada nilai perjuangan Bung Karno.

Menariknya, kompetisi ini juga dirancang bukan sekadar ajang unjuk kreativitas, tetapi sebagai kanal aspirasi. Sugiyono ingin mendengar langsung suara generasi muda, tentang keresahan, harapan, hingga kritik terhadap arah pembangunan di Samarinda.

“Kreativitas tanpa nasionalisme bisa kehilangan arah. Sebaliknya, nasionalisme tanpa kreativitas akan terasa kaku. Di sinilah kita mencoba mempertemukan keduanya,”katanya.

Pendaftaran dan pengunggahan karya dibuka pada 8 hingga 20 Juni 2026. Karya terbaik tak hanya mendapat apresiasi, tetapi juga peluang kolaborasi langsung bersama Sugiyono, membawa ide dari layar media sosial ke ruang-ruang kebijakan.

Di tengah derasnya arus digital, kompetisi ini menjadi pengingat: bahwa semangat Bung Karno tak harus selalu hadir dalam pidato panjang. Ia bisa hidup dalam 90 detik, selama ada keberanian untuk berpikir, berkarya, dan mengabdi.

“Saya ingin melihat bukti bahwa semangat Bung Karno masih menyala di Benua Etam,” pungkas Sugiyono.

(*)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Sugiyono Gaungkan Spirit Bung Karno untuk Generasi Muda Samarinda

22 June 2026 - 10:40 WITA

PAC PDI Perjuangan Sungai Pinang Perkuat Basis, Tegaskan Komitmen Partai Hadir Nyata untuk Rakyat

25 May 2026 - 16:19 WITA

MUNAS IKA UNMUL 2026: Agus Suwandy Terpilih Aklamasi

25 May 2026 - 10:48 WITA

Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi

26 April 2026 - 09:04 WITA

Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan

26 April 2026 - 08:41 WITA

Trending on Daerah