Menu

Dark Mode
Dua Kali Tertunda, Penyampaian Visi-Misi Bakal Calon Rektor Unmul Digelar Besok Kabut Asap Ancam Aktivitas Sekolah, Disdikbud Samarinda Siapkan Skenario Belajar Daring 768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional

Advertorial

Sri Puji Apresiasi Sekolah Rakyat sebagai Solusi Pendidikan Inklusif

badge-check


					Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto : Ist) Perbesar

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto : Ist)

SAMARINDA – Program Sekolah Rakyat yang akan segera diluncurkan di Kota Samarinda mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD, Sri Puji Astuti.

Ia menilai, inisiatif ini merupakan langkah inovatif yang menjawab kebutuhan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan mereka yang putus sekolah.

“Banyak anak tidak bisa melanjutkan pendidikan bukan karena kurang semangat, tapi karena tekanan ekonomi dan minimnya dukungan struktural. Sekolah Rakyat hadir untuk menjembatani itu,” ujar Puji.

Program ini dirancang untuk menampung 100 siswa di tahap awal, dengan lokasi di Kecamatan Palaran. Berbeda dari sekolah konvensional, Sekolah Rakyat mengusung pendekatan inklusif dan pembiayaan penuh dari pemerintah.

Tak hanya memberikan pendidikan formal, sekolah ini juga fokus pada pengembangan keterampilan hidup, pembinaan karakter, dan penanaman nilai sosial.

“Ini bukan sekadar sekolah gratis. Ini ruang pembinaan dan pemberdayaan. Pendidikan yang lahir dari empati,” tegasnya.

Puji juga menekankan pentingnya keterlibatan Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan dalam proses seleksi siswa agar program tepat sasaran dan benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan.

Ia berharap program ini bisa menjadi model pendidikan alternatif yang diadopsi di kecamatan-kecamatan lain di Samarinda.

“Kita perlu membuka ruang belajar yang fleksibel dan berpihak pada mereka yang tercecer dari sistem. Sekolah Rakyat adalah awal dari perubahan itu,” pungkasnya. (Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial