Menu

Dark Mode
Dua Kali Tertunda, Penyampaian Visi-Misi Bakal Calon Rektor Unmul Digelar Besok Kabut Asap Ancam Aktivitas Sekolah, Disdikbud Samarinda Siapkan Skenario Belajar Daring 768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional

Advertorial

Iswandi: Pengawasan BUMD Harus Profesional dan Berbasis Data

badge-check


					Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi. (Foto : MR) Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi. (Foto : MR)

SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan bahwa pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus dilakukan secara profesional dan berbasis pada data serta bukti yang valid.

Menurut Iswandi, pengawasan tidak lagi bisa bergantung pada opini atau asumsi semata. “Harus berdasarkan data konkret dan laporan keuangan yang akuntabel. Audit dan fakta menjadi dasar utama dalam menilai kinerja BUMD,” ujarnya.

Ia menilai laporan keuangan yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai alat penting untuk mengevaluasi arah dan efektivitas BUMD. Dengan laporan tersebut, DPRD dapat menyusun rekomendasi kebijakan yang lebih objektif dan berdampak langsung pada masyarakat.

“BUMD harus bisa memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Kalau kinerjanya tidak sesuai ekspektasi, kami siap bersikap kritis,” tegasnya.

Iswandi juga menyoroti pentingnya sinergi antara DPRD dan pihak eksekutif, terutama Bagian Ekonomi Pemkot Samarinda. Ia menilai, komunikasi yang terbuka sejak awal bisa mencegah konflik dan mempercepat penyelesaian masalah.

“Kalau koordinasi berjalan baik sejak awal, penyelesaian kendala pun jadi lebih mudah tanpa saling menyalahkan,” tambahnya.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap gaya kepemimpinan Wali Kota Samarinda yang menurutnya terbuka terhadap masukan dan kritik. Hal ini, kata Iswandi, perlu dijaga semua pihak, termasuk oleh BUMD, agar tata kelola keuangan dan layanan publik semakin membaik.

“Kalau pimpinan sudah profesional, maka sistem pengawasannya pun harus profesional. Ini bagian dari tanggung jawab kami di DPRD untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai tujuannya,” tukasnya.

(Adv/DPRD Samarinda/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial