Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

News

Bule Jerman Kuasai 34 Sertifikat Hak Milik di Bali, Bos Parq Ubud Alias Kampung Rusia Jadi Tersangka

badge-check


					Andrej Frey (53), yang dikenal sebagai pengelola kawasan wisata Parq Ubud atau Perbesar

Andrej Frey (53), yang dikenal sebagai pengelola kawasan wisata Parq Ubud atau "Kampung Rusia"/ YT @PARQ DEVELOPMENT

FASENEWS.ID – Seorang warga negara Jerman bernama Andrej Frey (53), yang dikenal sebagai pengelola kawasan wisata Parq Ubud atau “Kampung Rusia,” kini menjadi tersangka kasus alih fungsi lahan di Gianyar, Bali.

Frey diketahui menguasai 34 Sertifikat Hak Milik (SHM) milik warga di Tegallalang, Ubud, untuk membangun kawasan wisata tersebut yang luasnya mencapai 1,8 hektare.

Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, menjelaskan bahwa kawasan yang digunakan oleh Frey berada di zona Lahan Sawah Dilindungi (LSD), Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), dan zona pariwisata (P1).

Di atas lahan tersebut telah berdiri vila, pusat spa, dan peternakan yang masih dalam tahap pembangunan.

“Setelah digali, ternyata tanah tersebut merupakan hasil alih fungsi lahan pertanian berkelanjutan,” ujar Daniel dalam konferensi pers di Mapolda Bali, Jumat (24/1/2025).

Hilangnya Lahan Produktif di Gianyar

Menurut Daniel, aksi alih fungsi lahan ini berdampak signifikan terhadap keberadaan lahan produktif di Gianyar.

“Luas tanah yang hilang mencapai 1,845 hektare dari total 1.752 hektare lahan produktif di wilayah tersebut,” tegasnya.

Pihak kepolisian telah memeriksa 33 saksi dan tiga ahli terkait kasus ini.

Mereka yang diperiksa termasuk pejabat daerah, camat, lurah, hingga pemilik lahan di kawasan tersebut.

Penutupan Permanen Parq Ubud

Frey, yang menjabat sebagai Direktur PT Parq Ubud Partners, PT Tomorrow Land Development Bali, dan PT Alfa Management Bali, telah ditahan setelah penyelidikan intensif sejak November 2024.

Sebelumnya, kawasan Parq Ubud telah disegel sementara oleh Satpol PP Gianyar karena tidak memiliki izin lengkap. Akhirnya, pada Senin (20/1/2025), kawasan ini resmi ditutup secara permanen sesuai peraturan yang berlaku.

“Penutupan dilakukan sesuai dengan undang-undang dan Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar, serta telah melalui beberapa tahapan,” kata Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia.

Video proses penutupan kawasan tersebut sempat viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat kericuhan antara petugas dan pihak pengelola saat penyegelan berlangsung. (as)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran

3 June 2026 - 17:05 WITA

Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN

2 June 2026 - 16:11 WITA

BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

2 June 2026 - 03:11 WITA

Seno Aji Bantah Tudingan Dalang Hak Angket terhadap Rudy Mas’ud

28 May 2026 - 14:50 WITA

MUI Tegaskan Qurban Presiden melalui APBN Sah Secara Syar’i dan Bernilai Kemaslahatan Publik

28 May 2026 - 14:35 WITA

Trending on News