Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

Nasional

MoU Proyek Hunian 1 Juta Unit Indonesia – Qatar, Yang Dibangun Ruman Susun atau Komplek Perumahan? 

badge-check


					Sheikh Abdulaziz Abdulrahman Al Thani bersama Prabowo Subianto/ Foto: IG @qilaagroup Perbesar

Sheikh Abdulaziz Abdulrahman Al Thani bersama Prabowo Subianto/ Foto: IG @qilaagroup

FASENEWS.ID – Kerja sama antara dua negara, Indonesia dan Qatar disimbolkan dengan adanya Memorandum of Understanding (MoU) untuk pengembangan proyek hunian 1 juta unit di Tanah Air.

MoU sudah ditandatangani pada Rabu (8/1/2024) di Istana Merdeka Jakarta antara dua pihak yakni Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dengan Investor Perumahan (SHK) Kerajaan Qatar Yang Mulia Sheikh Abdulaziz bin Abdulrahman Al Thani.

Dalam prosesnya, Sheikh Abdulaziz bin Abdulrahman Al Thani akan membangun proyek hunian 1 juta unit itu melalui perusahaan Qilaa International Group.

Teknisnya, Qilaa International Group akan membiayai dan mengelola proyek tersebut, sementara lahan untuk perumahan akan disediakan oleh pemerintah Indonesia.

Sementara untuk nilai transaksi belum diumumkan ke publik.

“Saya sebagai investor dan kelompok saya akan berinvestasi di Indonesia. Ini adalah perumahan sosial untuk rakyat, jadi kami dapat mengerjakannya secara profesional dengan dukungan dari semua kelompok saya. Jadi saya berharap dengan dukungan Presiden dan semua orang di sini, Tuan Hashim, para menteri, kami dapat berhasil dalam hal ini,” ucap Sheikh Abdulaziz bin Abdulrahman Al Thani dilansir siaran pers Kantor Kepresidenan RI, Kamis (9/2/2024).

Lantas apa yang akan dibangun oleh investor Qatar? 

Qatar bukan satu-satunya negara yang diajak kerja sama oleh pemerintah Indonesia dalam program hunian ini.

Beberapa negara lain, termasuk Uni Emirat Arab dan Arab Saudi adalah beberapa daftar yang diharapkan bisa masuk pada proyek pembangunan hunian di Indonesia.

Sementara itu, untuk spesifik dengan Qilla Internasional Group, segmentasi investasi hunian itu akan dilakukan untuk menengah ke bawah.

Kawasannya, sebagaimana dikatakan Maruarar Sirait, akan ditargetkan untuk kawasan perkotaan.

Adapun untuk detail di mana perusahaan Qatar itu akan memulai investasi mereka untuk proyek 1 juta hunian, masih belum dibeberkan jelas.

Maruarat Sirait hanya menjelaskan bahwa dalam waktu ke depan, pemerintah akan pemerintah akan menyiapkan lahan-lahan idle yang dimiliki negara di beberapa lokasi perkotaan.

Lokasi-lokasi lahan idle yang dimiliki pemerintah inilah yang nantinya akan disurvei oleh pihak Qilaa International Group untuk kemudian dibangunkan hunian hingga total 1 juta unit.

Lebih lanjut, apa bentuk hunian itu, dikatakan Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah, adalah jenis rumah susun. Ini mengingat kawasan pembangunan yang ada di wilayah perkotaan.

“Ini yang lebih rusun, lebih vertical housing,” ucapnya. (as)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil

24 April 2026 - 16:54 WITA

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214

24 April 2026 - 03:10 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

Tak Lazim, BGN Habiskan Rp1,5 Miliar Untuk Belanja Semir Sepatu

19 April 2026 - 19:32 WITA

DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

19 April 2026 - 16:52 WITA

Trending on Daerah