Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

Advertorial

Simulasi Pemungutan Suara dengan Satu Pasangan Calon Digelar di Education Center, Simak Penjelasan KPU Samarinda

badge-check


					Foto bersama dalam agenda simulasi pemungutan suara dengan satu pasangan calon yang digelar pihak KPU Samarinda/ Fasenews.id Perbesar

Foto bersama dalam agenda simulasi pemungutan suara dengan satu pasangan calon yang digelar pihak KPU Samarinda/ Fasenews.id

FASENEWS.ID, SAMARINDA–  Berlokasi di Education Center, Sabtu (16//11/2024), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda menggelar simulasi pemungutan suara dengan satu pasangan calon (paslon).

Simulasi dilakukan bertujuan memberikan pemahaman kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) terkait proses pelaksanaan Pilkada.

Dijelaskan oleh Plh Ketua KPU Samarinda, Arif Rakhman, simulasi itu dilakukan di TPS 12 Kelurahan Sempaja Timur, Samarinda, dengan melibatkan pemilih asli dari masyarakat setempat.

“Dalam simulasi ini, kami menggunakan data pemilih tetap (DPT) di TPS 12 yang berjumlah 581 orang. Sebelum pelaksanaan, panitia KPPS memberikan formulir C pemberitahuan kepada para pemilih dua hari sebelumnya,” ujar Arif.

Menurut Arif, simulasi ini dirancang untuk memberikan gambaran nyata tentang tahapan pemungutan dan penghitungan suara.

“Ketika hanya ada satu pasangan calon, ada peran tambahan yang harus diemban, baik oleh KPPS, pengawas TPS, Bawaslu, Panwascam, maupun saksi dari pasangan calon,” ungkap Arif.

Dalam Pilkada dengan satu pasangan calon, masyarakat dihadapkan pada dua pilihan, yaitu setuju atau tidak setuju terhadap pasangan calon yang maju.

Hal ini memengaruhi tata cara penghitungan suara dan pengawasan, sehingga seluruh pihak yang terlibat perlu memahami perannya secara mendetail.

Selama simulasi, seluruh tahapan dilaksanakan secara lengkap, mulai dari proses pencoblosan, penghitungan suara, hingga pelaporan hasil suara.

KPPS juga menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, termasuk memastikan kelancaran dan keamanan proses pemungutan suara. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan

30 June 2026 - 23:05 WITA

DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

30 June 2026 - 23:01 WITA

Gangguan PLTGU Picu Pemadaman Bergilir, Langkah Pemulihan Harus Dipercepat Demi Selamatkan Aktivitas Ekonomi

30 June 2026 - 22:38 WITA

DPRD Samarinda Ragukan Target Laba BPR Rp2,7 Miliar, Meski Kinerja Terus Membaik

29 June 2026 - 23:12 WITA

Kebakaran Gang Mawar Jadi Alarm Penataan Permukiman, DPRD Samarinda Dorong Solusi Jangka Panjang

29 June 2026 - 23:07 WITA

Trending on Advertorial