Menu

Dark Mode
Sugiyono Gaungkan Spirit Bung Karno untuk Generasi Muda Samarinda Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka

Advertorial

DPMPD Kaltim Optimalkan Pengelolaan SPAMS melalui Kolaborasi dengan OPD dan Swasta

badge-check


					Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur, Puguh Harjanto/ Foto: FASENEWS.ID Perbesar

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur, Puguh Harjanto/ Foto: FASENEWS.ID

FASENEWS.ID – Kepala DPMPD Kaltim, Puguh Harjanto, menyatakan bahwa kelangsungan Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) di desa perlu dijaga, terutama dalam aspek pemeliharaan yang terus berlanjut.

DPMPD Kaltim merancang strategi untuk memperkuat program-program yang akan dijalankan mulai akhir tahun ini, dengan fokus utama pada percepatan pembangunan desa.

“Kami mendesain kebijakan menyeluruh untuk percepatan pembangunan perwilayahan desa, termasuk KP SPAMS. Bagi yang sudah aktif, kami akan melakukan monitoring, evaluasi, dan pembinaan. Sementara bagi yang belum, kami siapkan sarana yang diperlukan agar tetap bisa berjalan,” ucap Puguh pada Jumat (25/10/2024).

Untuk memperkuat KP SPAMS, DPMPD Kaltim berencana bekerja sama dengan beberapa OPD terkait, mencakup desa-desa yang telah memiliki maupun yang belum memiliki sistem SPAMS.

Puguh juga menyebutkan bahwa DPMPD akan berbagi tanggung jawab dengan pemerintah kabupaten dan provinsi guna mendukung penyediaan fasilitas yang diperlukan.

“Kami akan melakukan sharing dengan kabupaten terkait apa yang bisa di support oleh mereka dan apa yang bisa kami dukung dari provinsi. Harapannya, dalam 2 hingga 3 tahun ke depan, semua desa sudah aktif mengelola SPAMS,” terang Puguh.

Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan pihak swasta kemungkinan untuk pembangunan infrastruktur air di desa-desa, tergantung pada potensi dan minat yang dimiliki oleh calon mitra.

Dalam kerjasama ini, model business-to-business (B2B) akan diterapkan, mencakup layanan serta aspek-aspek bisnis yang lebih luas.

Mengenai mekanisme dan pengawasan KP SPAMS di desa, Puguh mengungkapkan bahwa sebagian besar desa kini telah mengelola sistem ini secara mandiri, sementara beberapa desa lainnya dikelola oleh BUMDes.

Untuk memastikan air yang disediakan memenuhi standar keamanan, mereka juga wajib melakukan uji kualitas air setiap tiga bulan.

“Sudah ada SOP terkait pengelolaan air bersih di desa. Bahkan, sejak 2019 sudah ada pelatihan dan pendampingan teknis terkait SPAMS, sehingga dari awal program ini sudah cukup terarah,” tambahnya.

DPMPD Kaltim akan menggelar pelatihan khusus bertajuk Sekolah Air pada November mendatang.

Dalam pelatihan ini, DPMPD Kaltim akan mengundang desa-desa yang KP SPAMS-nya tidak lagi aktif, serta OPD terkait, untuk meningkatkan kualitas manajemen air di desa.

“Kami ingin mencermati pentingnya manajemen air yang baik. DPMPD Kaltim juga sudah mengadakan kejuaraan sebagai bagian dari upaya melihat manajemen desa dalam hal kualitas air. Anugerah ini telah kami berikan dalam acara Anugerah Desa beberapa waktu lalu,” terang Puguh. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Pancasila sebagai Nafas Persatuan, Ronal Stephen Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial

1 June 2026 - 14:51 WITA

Literasi Politik dan Digital, Pilar Ketahanan Generasi Muda di Era Informasi

30 May 2026 - 07:24 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan Sistem Pelaporan Sosial, Antisipasi Kasus Terungkap Setelah Viral

29 May 2026 - 05:51 WITA

Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi

26 May 2026 - 15:19 WITA

Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

25 May 2026 - 15:48 WITA

Trending on Advertorial