Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

Advertorial

GRAFIS – Dukungan BRIN untuk Pelaksanaan Teknologi Tepat Guna di Kawasan Desa

badge-check


					Grafis Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR) dalam langkah mendukung hadirnya TTG di desa/ fasenews.id Perbesar

Grafis Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR) dalam langkah mendukung hadirnya TTG di desa/ fasenews.id

FASENEWS.ID – Dukungan disampaikan akan dilakukan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) dalam Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) di daerah.

Salah satunya adalah untuk diadakannya Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR).

Koordinator Fungsi Inkubasi BRIN, Ferry Rahmadhan, menjelaskan bahwa Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR) dirancang untuk menjadi pilar utama dalam pengembangan ekonomi yang berlandaskan inovasi.

“PPBR adalah startup yang mengembangkan produk atau jasa berdasarkan hasil riset, sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan perusahaan mandiri dan berkelanjutan,” ucapnya dalam sosialisasi bertema Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna, yang melibatkan pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan lembaga riset. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur di Gran Senyiur Balikpapan (13/11) lalu.

Ia juga mengatakan bahwa BRIN mendukung pengembangan PPBR melalui program RIIM Startup, yang akan memberikan dana hingga Rp600 juta selama dua tahun.

Dukungan program ini diperkuat dengan pembinaan berupa mentoring, coaching, dan pelatihan kewirausahaan yang mengutamakan riset.

Peserta diberikan arahan untuk menyusun model bisnis menggunakan Business Model Canvas (BMC), membuat rencana aksi yang terstruktur, dan mempersiapkan proposal demi menarik mitra maupun investor potensial.

Pada tahapan pra-inkubasi, peserta difasilitasi dengan pengetahuan mendalam tentang legalitas usaha, pembentukan tim profesional, dan pengembangan produk yang didasarkan pada riset.

“Tim yang solid adalah salah satu kunci keberhasilan startup, karena banyak yang gagal akibat kurangnya kekompakan,” terang Ferry.

Selama tahap inkubasi, fokus utama terletak pada pengujian produk, proses sertifikasi, dan pengembangan produksi untuk skala bisnis.

Tidak hanya itu, BRIN juga mengadakan sesi temu bisnis, yang bertujuan untuk menjembatani peserta dengan mitra serta investor, mempercepat pengembangan usaha berbasis riset agar dapat bersaing lebih efektif.

Grafis Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR) dalam langkah mendukung hadirnya TTG di desa/ fasenews.id

(adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan

30 June 2026 - 23:05 WITA

DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

30 June 2026 - 23:01 WITA

Gangguan PLTGU Picu Pemadaman Bergilir, Langkah Pemulihan Harus Dipercepat Demi Selamatkan Aktivitas Ekonomi

30 June 2026 - 22:38 WITA

DPRD Samarinda Ragukan Target Laba BPR Rp2,7 Miliar, Meski Kinerja Terus Membaik

29 June 2026 - 23:12 WITA

Kebakaran Gang Mawar Jadi Alarm Penataan Permukiman, DPRD Samarinda Dorong Solusi Jangka Panjang

29 June 2026 - 23:07 WITA

Trending on Advertorial