Menu

Dark Mode
768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

Advertorial

DPMPD Kaltim Gandeng Berbagai Lembaga untuk Turunkan Stunting dengan Akses Air Bersih

badge-check


					Noor Agustina, Penggerak Swadaya Masyarakat Bidang IV Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim/FASENEWS.ID Perbesar

Noor Agustina, Penggerak Swadaya Masyarakat Bidang IV Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim/FASENEWS.ID

FASENEWS.ID – Pemerintah terus berupaya menurunkan angka stunting dengan melibatkan berbagai pihak melalui program-program yang saling mendukung, salah satunya penyediaan air minum yang bersih dan sanitasi yang layak di desa-desa.

Menurut data, masalah akses sanitasi dan air bersih menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya stunting.

Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, BKKBN, dan lembaga terkait untuk memetakan desa yang memiliki akses air bersih berbasis PDAM dan yang masih mengandalkan sumber air masyarakat.

“Kami sedang mendata melalui KP SPAMS (Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi) untuk melihat sejauh mana ketersediaan fasilitas air bersih di desa-desa. Data ini penting agar solusi yang diterapkan lebih tepat sasaran,” ungkap Noor Agustina, Penggerak Swadaya Masyarakat bidang IV DPMPD Kaltim.

Program ini juga melibatkan kerja sama dengan Universitas Mulawarman (Unmul) melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertujuan untuk penurunan stunting.

Selama dua tahun terakhir, mahasiswa KKN telah aktif memberikan bantuan kepada masyarakat desa dalam meningkatkan pemahaman tentang gizi, sanitasi, dan pentingnya pengelolaan air bersih.

“Kami ingin mahasiswa mempraktekkan ilmu mereka di lapangan. Selain mengedukasi, mereka juga membantu implementasi pengelolaan air bersih, baik melalui KP SPAMS maupun program sanitasi lainnya,” jelas Ina.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh DPMPD, sekitar 14% desa yang dipantau melalui KP SPAMS sudah memiliki akses ke sistem air bersih yang layak.

Sisanya, desa-desa tersebut masih bergantung pada sumur dangkal atau sumber air yang tidak memenuhi standar.

Kondisi ini menjadi prioritas dalam program desa bebas stunting.

“KP SPAMS menjadi salah satu alat pemantauan kami sehingga upaya ini bisa terukur dan berdampak langsung pada masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah juga terus berinovasi dengan berbagai kegiatan kreatif, seperti lomba video potensi desa yang digelar pada Agustus 2024, melibatkan mahasiswa KKN.

Kegiatan ini bertujuan untuk menampilkan potensi lokal desa sekaligus menyampaikan pesan edukasi terkait pencegahan stunting.

Dengan program berbasis data dari KP SPAMS dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan upaya penurunan stunting di desa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kami mendapat banyak video dari desa-desa yang menampilkan kondisi dan potensi mereka. Ini membantu kami memetakan kebutuhan, termasuk keberadaan fasilitas air minum dan sanitasi di desa tersebut,” tutupnya. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial