Menu

Dark Mode
768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

Advertorial

DPMPD Kaltim Perkuat Kapasitas Pengelola BUMDes dengan Pelatihan dan Pendampingan

badge-check


					Sekretaris DPMPD Kaltim, Eka Kurniati (tengah)/ HO Perbesar

Sekretaris DPMPD Kaltim, Eka Kurniati (tengah)/ HO

FASENEWS.ID – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mendorong pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Dengan pengelolaan yang optimal dan berbasis profesionalisme, BUMDes diyakini bisa menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Pernyataan ini disampaikan oleh Eka Kurniati, Sekretaris DPMPD Kaltim, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (19/11/2024).

Pada kesempatan itu, Eka menyampaikan kepada salah satu tim redaksi bahwa peran BUMDes sangat penting dalam mendukung perekonomian desa.

“Saya kira dengan pengelolaan yang baik, BUMDes tidak hanya memberikan keuntungan finansial tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar,” ungkap Eka.

Saat ini, Kaltim tercatat memiliki 772 BUMDes yang tersebar di seluruh wilayahnya, seperti yang disampaikan Eka

Hingga 1 Oktober 2024, 327 dari 772 BUMDes yang tersebar di Kaltim telah berbadan hukum.

Kehadiran badan hukum ini membuktikan bahwa desa-desa di Kaltim berkomitmen mengelola BUMDes dengan pendekatan yang sah dan profesional

Eka menyampaikan, bahwa Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) adalah daerah yang memiliki kontribusi terbesar dalam PAD melalui BUMDes di Kalimantan Timur.

Di Kabupaten Kutai Kartanegara, terdapat sejumlah BUMDes unggulan, seperti BUMDes Sungai Payang, BUMDes Bersinar Desaku, dan BUMDes Sepenuh Hati Loa Duri.

“Di Kutai Kartanegara, BUMDes Sungai Payang BUMDes Bersinar Desaku dan BUMDes Sepenuh Hati Loa Duri menjadi contoh keberhasilan pengelolaan usaha desa,” terangnya Eka.

“Dengan program yang tepat sasaran, BUMDes ini mampu meningkatkan perekonomian desa secara signifikan,” lanjutnya.

Salah satu tantangan yang dihadapi BUMDes di Kaltim, menurut Eka, adalah bagaimana meningkatkan kapasitas pengelola desa agar lebih efektif.

Sebagai upaya mengatasi tantangan tersebut, DPMPD Kaltim akan terus menyelenggarakan pendampingan dan pelatihan bisnis bagi pengelola BUMDes.

“Kami akan terus mendukung pengembangan BUMDes melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan,” ujarnya.

“Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan masyarakat desa, kami yakin BUMDes akan semakin berkembang,” tutupnya. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial