Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

News

Profil 3 Wakil Menteri Pembantu Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Plot Baru Rencana Prabowo

badge-check


					Kolase foto Prabowo dan Sri Mulyani/ Kolase oleh Fasenews.id Perbesar

Kolase foto Prabowo dan Sri Mulyani/ Kolase oleh Fasenews.id

FASENEWS.ID – Presiden Terpilih RI, Prabowo Subianto digadang akan menyiapkan tiga orang sebagai pembantu Sri Mulyani di Kementerian Keuangan pada kabinet baru nantinya.

Digadang-gadang, ketika pembantu Sri Mulyani ini akan menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Tiga orang yang diplot untuk membantu Sri Mulyani itu, juga sudah dipanggil Prabowo Subianto ke kediamannya di Jalan Kartanegara pada Selasa (15/10/2024) lalu.

Tiga orang itu adalah Thomas Djiwandono, Suahasil Nazara dan Anggito Abimanyu.

Tim redaksi Fasenews.id, himpun infirmasi terkait ketiga orang yang diplot sebagai pembantu Sri Mulyani di kabinet Prabowo-Gibran mendatang.

1. Thomas Djiwandono 

Tommy Djiwandono  atau Thomas Djiwandono sudah mulai dikenal sejak Prabowo Subianto menjadi capres pada Pilpres 2024.

Pasalnya, Thomas Djiwandono adalah bendahara umum TKN Prabowo-Gibran pada gelaran Pilres 2024 itu.

Informasi dari laman resmi Partai Gerindra, Thomas Djiwandono merupakan Bendahara DPP Partai Gerindra sejak 2014.

Periode 2019-2024 merupakan periode kedua Thomas Djiwandono menjabat sebagai Bendahara DPP Partai Gerindra.

Thomas Djiwandono lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972. Usianya kini 52 tahun.

Ia lahir dari pasangan Soedrajat Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati.

Soedrajat Djiwandono merupakan Gubernur Bank Indonesia di masa orde baru.

Sementara Biantiningsih merupakan kakak kandung Prabowo Subianto.

Dari silsilah itu, jelas sudah bahwa Thomas Djiwandono merupakan keponakan Prabowo.

Latar belakang pendidikannya, Thomas Djiwandono berkuliah pada bidang studi sejarah di Haverford Colloge, Pennsylvania, Amerika Serikat dan mengambil master di bidang International Relations and International Economics di Johns Hopkins University School of Advanced International Studies, Washington, Amerika Serikat.

Kariernya dimulai sebagai wartawan magang di Majalah Tempo pada tahun 1993 dan pada tahun 1994 di Indonesia Business Weekly.

Selain itu, Thomas Djiwandono pun pernah berkerja sebagai analisis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong.

Setelah itu, pada 2006, Thomas Djiwandono diminta pamannya, Hashim Djojohadikusumo untuk membantu di Arsari Group dan ia menjabat sebagai Deputy CEO Arsari Group, perusahaan agrobisnis.

2. Suahasil Nazara

Pria dengan gelar Ph.D ini merupakan pejabat publik yang menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan di kabinet saat ini.

Suahasil Nazara menjabat sebagai Wamenkue mendampingi Sri Mulyani sejak 2019 lalu.

Ia merupakan peraih gelar Doctor of Philosophy dari Universitas Illinois Urbana Champaign di Amerika Serikat.

3. Anggito Abimanyu

Ekonom senior ini termasuk yang diprediksi akan membantu Sri Mulyani di Kementerian Keuangan di kabinet baru Prabowo-Gibran.

Ia merupakan dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajah Mada (UGM).

Nama Anggito Abimanyu sebelumnya disiapkan untuk menduduki jabatan di Badan Penerimaan Negara.

Namun, kabarnya pembentuan Badan Penerimaan Negara itu urung dilaksanakan oleh Prabowo Subianto dalam masa-masa awal pemerintahannya.

Demikian informasi tiga orang dipredikai akan membantu Sri Mulyani di Kementerian Keuangan pada kabinet baru nantinya.  (as) 

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil

24 April 2026 - 16:54 WITA

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214

24 April 2026 - 03:10 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

Tak Lazim, BGN Habiskan Rp1,5 Miliar Untuk Belanja Semir Sepatu

19 April 2026 - 19:32 WITA

DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

19 April 2026 - 16:52 WITA

Trending on Daerah