Menu

Dark Mode
Bakal Ada Tambahan Kuota P3K di Kukar Sebanyak 5.776 Orang, 574 Diantaranya Tenaga Guru Gerimis Tak Jadi Penghalang Pengambilan Sumpah 2.300 Pegawai P3K di Lingkup Pemkab Kukar Kunjungi 5 Balita Penderita Stunting Dari Muara Enggelam, Pemkab Kukar Komitmen Penanganan Stunting Jadi Prioritas Pemkab Kukar Capai Target Program 25 Ribu Nelayan Produktif

Daerah

Jokowi Ditanya soal Tambang Ilegal saat Berada di Berau, Beri Jawaban soal Reklamasi

badge-check


					Presiden Jokowi saat berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Kamis (26/9/2024)/ Foto: IST Perbesar

Presiden Jokowi saat berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Kamis (26/9/2024)/ Foto: IST

FASENEWS.ID – Presiden Joko Widodo ditanya soal tambang ilegal/ illegal mining saat melakukan kunjungan kerja ke Berau, Kalimantan Timur, Kamis (26/9/2024).

Kunjungan ke Berau, Kaltim itu merupakan pertama kalinya dilakukan Presiden Jokowi.

Di sana, ia mengunjungi beberapa tempat, termasuk di antaranya adalah Pasar Sanggam Adji Dilayas.

Awalnya, Jokowi katakan, dirinya kaget atas antusiasme masyarakat dalam kunjungannya kali ini.

“Pertama kali saya ke Berau. Saya kaget sekali antusias masyarakat di sini, ya karena mungkin baru pertama kali (datang),” kata Jokowi yang disampingi Pi Gubernur Kaltim Akmal Malik dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi, dilihat pada tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (26/9/2024).

Jokowi kemudian sampaikan bahwa dirinya senang usai mengecek harga-harga kebutuhan pokok di pasar, yang disebutnya stabil.

“Saya senang, harga stabil,” kata Jokowi.

Dirinya kemudian melanjutkan bahwa masyarakat Kaltim, termasuk juga Berau sebaiknya bisa memanfaatkan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekitar.

“Jadi kan ada Ibu Kota Nusantara, mestinya kabupaten-kabupaten di sekitar itu bisa melihat kebutuhan-kebutuhan dari IKN. Kalau beras, disuplai dari mana. Buah, dari mana. Sayur dari mana, semua itu adalah kesempatan,” katanya.

Di akhir, wartawan di Berau sempat bertanya kepada Jokowi soal tambang ilegal di Kaltim, serta soal reklamasi dari perusahaan tambang di Bumi Etam.

Hal ini juga sempat dijawab Jokowi.

“Yang paling penting, perusahaan pertambangan itu harus peduli pada lingkungan. Kemudian, reklamasi kalau sudah ditambang itu harus. Itu kewajiban. Enggak boleh ditawar-tawar urusan reklamasi ya,” tutupnya sembari berjalan pergi meninggalkan awak media.

Jokowi diketahui melakukan kunjungan kerja di wilayah Kaltim. Dia mengunjungi beberapa kabupaten/ kota di Kaltim, di antaranya Kabupaten Paser dan Kabupaten Berau. (as) 

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Menantang Batas Manusia: Kirana Larasati Sejarah Baru Perempuan Indonesia, Menyelam Hingga 127 Meter di Bawah Laut

4 March 2026 - 10:22 WIB

Penyakit Kronis, Disabilitas yang Tak Kasat Mata Kini Diakui Negara

3 March 2026 - 22:06 WIB

MBG Terancam Jadi Pemborosan: 62 Juta Porsi Tak Dimakan, Potensi Kerugian Negara Tembus Rp1,27 Triliun per Pekan

3 March 2026 - 06:55 WIB

INSKA FEST 2026 Hadir sebagai Ruang Ekspresi Kreatif Pelajar Samarinda

26 February 2026 - 11:45 WIB

Dari Kertas Bekas Jadi Karya Bernilai: Edukasi Lingkungan Lewat PENDIKRESA Bersama Anak Usia Dini

14 January 2026 - 10:52 WIB

Trending on News