Menu

Dark Mode
768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

Daerah

DBON Kaltim Keluhkan Orang Tua Para Atlet Masih Cari Sekolah Unggulan

badge-check


					Foto : panahan salah satu cabang olahraga binaan DBON Kaltim. (Ist) Perbesar

Foto : panahan salah satu cabang olahraga binaan DBON Kaltim. (Ist)

FASENEWS.ID, SAMARINDA – Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), mengaku merasa kesulitan dalam mencari sekolah untuk peserta didik DBON di sekitar asrama.

Asrama DBON Kaltim berasa tepat di samping Kantor Dispora Kaltim, Kawasan GOR Kadrie Oening Sempaja, Jl Wahid Hasyim, Kota Samarinda.

“Kendati ini disebabkan terbatasnya jumlah murid dalam satu kelas. Contoh, jika dalam satu kelas memiliki kapasitas hingga 35 siswa, maka akan menjadi over kapasitas jika menambah anak binaan lagi dari DBON Kaltim,” ucap Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim Zairin Zain, Jumat (9/8/2024).

Zairin bersama pihak DBON Kaltim, terus berupaya mencari pendidikan formal bagi anak binaannya. Salah satunya dengan cara menyebar anak-anak didik tersebut ke beberapa sekolah yang ada di Kota Samarinda.

Kemudian, ia juga kerap menemui adanya keluhan terkait sekolah unggulan. Peserta didik yang berasal dari luar daerah sering mencari sekolah unggulan tersebut. Padahal, kata Zairin, kini sudah tidak ada lagi yang namanya sekolah unggulan.

“Sekarang semua sekolah itu sama, sudah tidak ada lagi yang berbeda (sekolah unggulan),” tegas Zairin.

Diketahui, DBON Kaltim menargetkan sebanyak 120 atlet olahraga cilik, yang mana untuk saat ini baru terpenuhi 70 atlet.

Selain itu, DBON Kaltim memiliki 14 cabang olahraga yang akan dibimbing. Tetapi, fokusnya hanya pada tujuh cabang olahraga, dan tujuh lainnya masih dalam proses pematangan.

Sementara tujuh cabang olahraga yang saat ini masuk dalam kategori binaan yakni menembak, panahan, taekwondo, angkat besi, dan karate, pencak silat, serta balap sepeda.

Lalu, tujuh lainnya masih dalam persiapan yaitu panjat tebing, bulu tangkis, atletik, renang, dayung, serta senam artistik.

Guna mencetak atlet-atlet muda yang berprestasi, DBON Kaltim sangat serius melakukan pengawasan terhadap kualitas anak didiknya. Dimulai dari kesehatan atlet, hingga asupan gizi.

“Kami akan pantau perkembangan anak didik ini selama tiga bulan sekali, tujuannya agar kami bisa mengetahui kualitas mereka. Persiapan gizi juga kami siapkan, mereka kami dampingi langsung dengan ahli gizi, karena ini akan berpengaruh terhadap daya tahan tubuhnya nanti,” pungkas Zairin. (nit)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro

2 September 2026 - 18:23 WITA

Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah

2 September 2026 - 08:24 WITA

Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa

17 August 2026 - 16:02 WITA

Mengenang Peristiwa Kudatuli, Ananda: Demokrasi Tak Lahir di Atas Karpet Merah Kekuasaan

27 July 2026 - 09:55 WITA

Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder

5 July 2026 - 20:47 WITA

Trending on Samarinda