Menu

Dark Mode
Bakal Ada Tambahan Kuota P3K di Kukar Sebanyak 5.776 Orang, 574 Diantaranya Tenaga Guru Gerimis Tak Jadi Penghalang Pengambilan Sumpah 2.300 Pegawai P3K di Lingkup Pemkab Kukar Kunjungi 5 Balita Penderita Stunting Dari Muara Enggelam, Pemkab Kukar Komitmen Penanganan Stunting Jadi Prioritas Pemkab Kukar Capai Target Program 25 Ribu Nelayan Produktif

Hukum Kriminal

Waketum MUI Minta Presiden Terpilih Prabowo Subianto Keras Terhadap Koruptor dan Mafia

badge-check


					Foto ilustrasi penjara Perbesar

Foto ilustrasi penjara

Fasenews.id – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas berharap Presiden terpilih Prabowo Subianto dapat bersikap tegas pada koruptor dan para mafia yang marak terjadi di Indonesia.

Dia bilang praktik korupsi ini sangat memperihatinkan sebab berdampak buruk pada perekonomian negara karena besarnya kebocoran anggaran.

Bahkan Buya Anwar Abbas mendorong, bila perlu membangun penjara khusus untuk menampung para koruptor yang tertangkap.

“Saya tidak habis pikir mengapa para pengkhianat bangsa berupa koruptor dan mafia di era Reformasi ini semakin lebih menggila.”

“Kalau di zaman Orde Baru, kata Mahfud MD, praktek korupsi boleh dikatakan dalam tanda kutip hanya ada di lembaga eksekutif saja tapi sekarang merebak ke lembaga legislatif dan yudikatif,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Selasa (11/6/2024).

Lebih lanjut dia bilang praktik korupsi ini sangat memperihatinkan sebab berdampak buruk pada perekonomian negara karena besarnya kebocoran anggaran.

Anwar pun mengingat perkataan Menteri Keuangan (Menkeu) di era pemerintahan Presiden Soekarno, Soemitro Djojohadikoesoemo, ada 30 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bocor.

Dia membayangkan jika bangsa bisa menutup kebocoran tersebut, maka pemerintah sudah menyelamatkan APBN sebesar Rp 1.000 triliun.

Dari hal ini, Anwar pun berharap kepada Presiden terpilih sekaligus anak dari Soemitro, Prabowo Subianto untuk membangun penjara sebagai salah satu program di tahun pertama pemerintahannya.

“Untuk itu saya hanya berharap kepada pemerintahan yang baru nanti yang berada di bawah Presiden Prabowo Subianto supaya beliau bersikap keras terhadap para koruptor dan mafia tersebut.”

“Kalau perlu program satu tahun pertama beliau sebagai Presiden adalah membangun penjara,” kata Anwar.

Nantinya penjara itu, kata Anwar, digunakan untuk menjebloskan para koruptor dan mafia.

Menurutnya, pembangunan penjara baru ini penting demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari koruptor dan mafia.

“Ini penting dilakukan supaya negeri ini benar-benar bersih karena para koruptor dan mafia inilah sebenarnya yang telah berperan besar dalam membuat negeri ini memiliki banyak masalah.”

“Oleh karena itu, kalau mereka bisa kita basmi dan kita tumpas, maka kemajuan bangsa ini tentu jelas akan bisa jauh lebih hebat lagi dari yang kita saksikan hari ini,” pungkasnya.

(*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

MBG Terancam Jadi Pemborosan: 62 Juta Porsi Tak Dimakan, Potensi Kerugian Negara Tembus Rp1,27 Triliun per Pekan

3 March 2026 - 06:55 WIB

INSKA FEST 2026 Hadir sebagai Ruang Ekspresi Kreatif Pelajar Samarinda

26 February 2026 - 11:45 WIB

Pilkada Melalui DPRD Bisa Dilakukan Jika Revisi UU Pilkada

15 January 2026 - 11:30 WIB

Dari Kertas Bekas Jadi Karya Bernilai: Edukasi Lingkungan Lewat PENDIKRESA Bersama Anak Usia Dini

14 January 2026 - 10:52 WIB

Demokrasi Di persimpangan Jalan: Wacana Pilkada via DPRD

14 January 2026 - 09:15 WIB

Trending on News