Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

News

4 Peristiwa Penting saat Penangkapan Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan, Ada Tembakan hingga Warga Mengepung

badge-check


					Indra Septiarman, pelaku pembunuhan Nia Kurnia Sari saat diamankan/ Foto: TikTOk @info.padang24 Perbesar

Indra Septiarman, pelaku pembunuhan Nia Kurnia Sari saat diamankan/ Foto: TikTOk @info.padang24

FASENEWS.ID – Pelaku pembunuhan Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan di Sumatera Barat akhirnya ditangkap polisi.

Sosok pelaku itu adalah Indra Septiarman, yang ternyata tinggal tak jauh dari lokasi rumah korban.

Penangkapan Indra Septiarman oleh polisi itu terjadi pada Kamis (19/9/2024) sore.

Sebelumnya, potret Indra Septiarman memang telah muncul di media sosial dan dirinya juga dicari-cari polisi.

Tim redaksi himpun beberapa peristiwa penting soal penangkapan Indra Septiarman, pelaku pembunuhan Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan di Sumatera Barat itu.

1. Ditangkap di daerah Kayu Tanam, Padang Pariaman

Indra Septiarman ditangkap di sebuah rumah kosong di daerah Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumbar.

Pelaku diketahui sempat berpindah-pindah lokasi dari satu rumah ke rumah lainnya, sebelum akhirnya ditemukan polisi di rumah kosong daerah Kayu Tanam itu.

Terungkapnya lokasi Indra Septiarman ini berdasarkan laporan dari warga ke polisi.

2. Dikepung ratusan warga

Usai warga mengetahui adanya kehadiran Indra Septiarman di salah satu rumah kosong daerah Kayu Tanam, ratusan warga kemudian mengepung lokasi itu.

Beruntung, polisi cepat datang dan kemudian menangkap Indra Septiarman.

Pelaku sempat bersembunyi di plafon rumah kosong, sebelum akhirnya diringkus polisi.

Saat ditangkap, dalam video beredar di media sosial, Indra Septiarman tak mengenakan baju alias bertelanjang dada.

Banyaknya massa yang geram atas aksi yang dilakukannya pada korban, membuat Indra Septiarman sempat dikepung warga saat akan diamankan polisi.

Beberapa pukulan sempat dilayangkan warga kepada Indra Septiarman.

3. Polisi lakukan tembakan peringatan

Banyaknya massa yang mengepung lokasi ditemukannya Indra Septiarman, sempat membuat polisi kesulitan untuk mengamankan pelaku.

Polisi bahkan sempat mengeluarkan tembakan peringatan agar bisa membawa Indra Septiarman ke mobil polisi untuk dibawa ke Mapolres Padang Pariaman.

Beruntung, di proses penangkapan itu, aksi warga yang ingin mengadili pelaku bisa diantisipasi polisi.

4. Pelaku mengakui perkosa korban 

Dari keterangan awal kepada polisi, pelaku mengakui tak hanya membunuh korban, tetapi lebih dahulu memperkosa.

Motif lebih lanjut mengapa korban tega melakukan hal itu kepada korban, masih dicari terus oleh pihak kepolisian.

Kini, Indra Septiarman sudah disel di Mapolres Padang Pariaman.

Sebagai informasi, Indra Septiarman diyakini sebagai pelaku pembunuhan Nia Kurnia Sari.

Nia Kurnia Sari adalah remaja penjual gorengan yang ditemukan tewas terkubur beberapa hari lalu.

Saat ditemukan, kondisi mengenaskan terjadi pada jenazah korban, dimana tangan terikat dan tak ada busana yang dikenakan.

Diduga, Nia Kurnia Sari menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan sebelum akhirnya dikubur oleh pelaku. (as)

 

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214

24 April 2026 - 03:10 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

19 April 2026 - 16:52 WITA

PA GMNI Kaltim: Demonstrasi 21 April Adalah “Koreksi Cinta” untuk Pemerintah

19 April 2026 - 10:40 WITA

Agus Suwandi Nilai Perubahan Wajah Kota Samarinda Sebagai Contoh Kongkrit Sinergi Level Pemerintahan

17 April 2026 - 10:29 WITA

Trending on Daerah