Menu

Dark Mode
Bakal Ada Tambahan Kuota P3K di Kukar Sebanyak 5.776 Orang, 574 Diantaranya Tenaga Guru Gerimis Tak Jadi Penghalang Pengambilan Sumpah 2.300 Pegawai P3K di Lingkup Pemkab Kukar Kunjungi 5 Balita Penderita Stunting Dari Muara Enggelam, Pemkab Kukar Komitmen Penanganan Stunting Jadi Prioritas Pemkab Kukar Capai Target Program 25 Ribu Nelayan Produktif

Daerah

Menuju Pilkada 2024, Agiel Suwarno Siap Maju Sebagai Calon Bupati Kutim

badge-check


					Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Timur, Agiel Suwarno/ Foto: Fasenews.id Perbesar

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Timur, Agiel Suwarno/ Foto: Fasenews.id

Fasenews.id, Samarinda – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2024, baik Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Provinsi Kaltim beramai-ramai mencari partai untuk berkoalisi.

Bahkan, di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) DPC PDI Perjuangan Kutai Timur masih mencari partai untuk bisa berkoalisi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kutim, Agiel Suwarno menjelaskan bahwa, pihaknya sampai saat ini masih membutuhkan partai lain untuk bisa berkoalisi menuju Pilkada Kutim.

“Saya sendiri sudah daftar di beberapa Partai, diantaranya PDI Perjuangan, Partai Golkar dan Partai Demokrat Kutim untuk maju sebagai Calon Bupati Kutim,” kata Agiel, Selasa (6/8/2024).

Dijelaskan bahwa, untuk maju sebagai Calon Bupati, partai pengusung harus lengkap, artinya partai harus minimal memiliki 8 kursi di DPRD Kutim, sehingga bisa mengusung salah satu kandidat calon Bupati.

“Misalnya, PDI Perjuangan dengan Partai Golkar juga bisa, begitupun dengan Partai Demokrat,” lanjutnya.

Anggota DPRD Kaltim ini mengakui bahwa, koalisi yang dibangun antar partai hingga saat ini masih cair atau berjalan.

“Hingga saat ini, masih intens berkomunikasi dengan partai Demokrat. Dan mekanisme masing-masing partai pasti beda sendiri, tapi yang penting saya sudah daftar,” ungkapnya.

Menyinggung soal langkah ke depannya, Agiel Suwarno mengungkapkan bahwa, menyelesaikan tugas sebagai Anggota DPRD Kaltim terlebih dahulu.

“Selesaikan tugas di DPRD Kaltim dulu, baru kemudian mengikuti mekanisme di Kutim. Bahkan menunggu lihat hasil survei, semuanya masih proses,” pungkasnya. (bon)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ananda Emira Moeis: Penabrakan Jembatan Tak Sekedar Isu Infrastruktur Melainkan Juga Isu Stabilitas Ekonomi Masyarakat

12 March 2026 - 12:40 WIB

INSKA FEST 2026 Hadir sebagai Ruang Ekspresi Kreatif Pelajar Samarinda

26 February 2026 - 11:45 WIB

APPRI Kaltim: Proyek RDMP Balikpapan Jadi Tonggak Penting Kemandirian Energi Nasional

27 November 2025 - 11:41 WIB

Syarifudin Tangalindo Nahkoda Baru Himpunan Warga Buton Samarinda

22 November 2025 - 10:53 WIB

Pengamanan Demo Wajib Humanis

1 September 2025 - 11:20 WIB

Trending on Daerah