Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

News

Kenapa Kereta Tanpa Rel Cancel Digunakan di IKN dan Mau Dikembalikan ke Cina? 

badge-check


					Kereta Tanpa Rel yang urung digunakan sebagai moda transportasi di IKN/ Dok Kemenhub Perbesar

Kereta Tanpa Rel yang urung digunakan sebagai moda transportasi di IKN/ Dok Kemenhub

FASENEWS.ID – Sempat menjadi andalan untuk moda transportasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), kereta tanpa rel atau Autonomous Rail Transit (ART) dinyatakan tak jadi akan diaplikasikan.

Penyebabnya, ART yang diproduksi oleh China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) itu tak lolos uji coba.

Gagal lulus uji coba, ART ini akan dikembalikan lagi ke negara asal, Cina.

Lantas apa alasan gagalnya ART itu di fase uji coba?

Melalui keterangan tertulisnya, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Budi Rahardjo sampaikan bahwa awalnya, ART ini memang diplot untuk bisa menjadi moda transportasi ramah lingkungan di IKN.

Ramah lingkungan, dikarenakan sumber daya yang digunakan adalah baterai.

“ART dioperasikan menggunakan baterai. Alhasil, kendaraan ini dapat meminimalisir emisi gas rumah kaca dan pemakaian energi fosil,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (13/11/2024).

Dilanjutkannya, bahwa sebelum bisa operasional di IKN, perlu dilakukan uji coba untuk itu.

Uji coba ini didasarkan melalui MoU antara Otoritas IKN dengan pihak vendor ART yakni Norinco dengan partisipasi dari CRRC Qindao Sifang.

Uji coba itu telah dilakukan selama dua bulan di kawasan IKN.

Dari ujicoba, hasilnya Otoritas IKN menilai bahwa sistem ART belum bisa berfungsi dengan baik.

“Sebagaimana kita ketahui, setelah berjalan uji coba selama kurang lebih 2 bulan, Otoritas IKN (OIKN) telah melakukan evaluasi. Hasil penilaian hingga evaluasi oleh OIKN, ditemukan bahwa kereta tanpa rel, khususnya system autonomous belum dapat berfungsi dengan baik di IKN,” bebernya.

“Menurut hemat kami kita semua sepakat bahwa untuk IKN kita mencari yang terbaik. Jika kemudian ART dipandang belum memenuhi standar evaluasi dari OIKN, tidak ada masalah, karena negara juga tidak dirugikan. Hal ini dikarenakan pembiayaan uji coba ditanggung oleh vendor ART,” pungkasnya. (as)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Filosofi Di Balik Ritual Menginjak Kepala Kerbau dan Gelar Baginda Pemuka Bangsa Kepada Jokowi di Lampung

28 June 2026 - 11:46 WITA

Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran

3 June 2026 - 17:05 WITA

Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN

2 June 2026 - 16:11 WITA

BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

2 June 2026 - 03:11 WITA

Seno Aji Bantah Tudingan Dalang Hak Angket terhadap Rudy Mas’ud

28 May 2026 - 14:50 WITA

Trending on News