Menu

Dark Mode
Bakal Ada Tambahan Kuota P3K di Kukar Sebanyak 5.776 Orang, 574 Diantaranya Tenaga Guru Gerimis Tak Jadi Penghalang Pengambilan Sumpah 2.300 Pegawai P3K di Lingkup Pemkab Kukar Kunjungi 5 Balita Penderita Stunting Dari Muara Enggelam, Pemkab Kukar Komitmen Penanganan Stunting Jadi Prioritas Pemkab Kukar Capai Target Program 25 Ribu Nelayan Produktif

News

Heboh Banyak Nasi Tumpeng Dibuang ke Tempat Sampah pada Pemecahan Rekor MURI di Karawang, Ternyata…  

badge-check


					Tangkapan layar video nasi tumpeng yang dibuang ke tempat sampah/ Foto: TikTok @vickyfamily13 Perbesar

Tangkapan layar video nasi tumpeng yang dibuang ke tempat sampah/ Foto: TikTok @vickyfamily13

FASENEWS – Viral di media sosial, banyaknya nasi tumpeng yang harus dibuang.

Informasi dihimpun, video nasi tumpeng dibuang ini sudah beredar sejak 14 September lalu.

Salah satu akun yang membagikan kisah ini, adalah bersumber dari TikTok @vickyfamily13.

Dalam video yang dilihat tim redaksi itu, tampak adanya petugas berseragam oranye yang memungut nasi tumpeng di jalan dan kemudian dimasukkan ke tempat sampah.

Video tumpeng yang dibuang itu, tampak masih ada lauk hingga beberapa pelengkap tumpeng, seperti timun, dan sayur-sayuran yang terlihat dimasukkan ke tempat sampah.

“Apa gak sayang ya, itu tumpeng dibuang2. Padahal banyak orang yg susah buat makan!!,” tulis akun TikTok itu.

Dari video juga terdengar suara seorang wanita yang mengeluhkan tumpeng-tumpeng itu untuk dibuang. Suara itu menjelaskan bahwa untuk membuat tumpeng, dirinya harus patungan hingga Rp 5 juta.

“Sampai 5 juta saya patungan bikin tumpeng,” terdengar di video itu.

Lebih lanjut, banyaknya nasi tumpeng itu merupakan bagian dari agenda memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) yang dilakukan di Karawang.

Agenda itu juga merupakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Karawang.

Di perayaan itu, ada sekitgar 1600 nasi tumpeng yang disiapkan untuk pecahkan rekor MURI.

Nasi tumpeng itu, dijejerkan dan diletakkan sehingga membentuk peta Karawang.

Acaranya, dilakukan di Plaza Pemda Karawang.

Perihal kabar nasi tumpeng dibuang itu, kemudian diklarifikasi oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh.

Disampaikan, bahwa pengumpulan nasi tumpeng hingga mencapai ribuan itu adalah hasil kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, sekolah dan stakeholder lainnya.

Pengumpulan nasi tumpeng memang pure benar-benar untuk perayaan HUT ke 391 Karawang.

Soal nasi tumpeng yang dibuang, disampaikan Aep Syaepuloh adalah nasi tumpeng yang sudah tidak layak dikonsumsi.

Ditakutkan, jika nasi tumpeng itu dikonsumsi, makan akan membahayakan bagi yang memakannya.

Dirinya pun konfirmasi, bahwa sebagian besar nasi tumpeng sudah dimakan dan dibagikan kepada masyarakat yang hadir pada agenda HUT ke 391 Karawang yang digelar Sabtu lalu itu. (as) 

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Menantang Batas Manusia: Kirana Larasati Sejarah Baru Perempuan Indonesia, Menyelam Hingga 127 Meter di Bawah Laut

4 March 2026 - 10:22 WIB

Penyakit Kronis, Disabilitas yang Tak Kasat Mata Kini Diakui Negara

3 March 2026 - 22:06 WIB

MBG Terancam Jadi Pemborosan: 62 Juta Porsi Tak Dimakan, Potensi Kerugian Negara Tembus Rp1,27 Triliun per Pekan

3 March 2026 - 06:55 WIB

INSKA FEST 2026 Hadir sebagai Ruang Ekspresi Kreatif Pelajar Samarinda

26 February 2026 - 11:45 WIB

Dari Kertas Bekas Jadi Karya Bernilai: Edukasi Lingkungan Lewat PENDIKRESA Bersama Anak Usia Dini

14 January 2026 - 10:52 WIB

Trending on News