Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

Daerah

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

badge-check


					Masa aksi di depan kantor gubernur Kaltim dipukul mundur aparat Perbesar

Masa aksi di depan kantor gubernur Kaltim dipukul mundur aparat

SAMARINDA – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Rakyat Kalimantan Timur di depan Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (21/4/2026), berakhir dengan ketegangan. Hingga batas waktu yang ditentukan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud tak kunjung menemui massa.

Sejak siang, ribuan demonstran bertahan di lokasi dengan harapan mendapat respons langsung dari Pemerintah Provinsi. Namun hingga pukul 18.00 Wita, batas akhir penyampaian pendapat di muka umum, tak satu pun perwakilan Pemprov terlihat keluar menemui massa.

Ketiadaan dialog itu menjadi titik balik suasana. Sebagian massa memilih tetap bertahan, menolak membubarkan diri sebelum tuntutan mereka didengar.

Di tengah situasi yang kian memanas, aparat kepolisian mulai mengeluarkan imbauan tegas.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, meminta massa untuk segera meninggalkan lokasi sesuai ketentuan waktu aksi.

“Kepada para pengunjuk rasa untuk dapat membubarkan diri masing-masing. Jam unjuk rasa telah usai,” ujarnya.

Namun imbauan tersebut tak sepenuhnya diindahkan. Kekecewaan yang menumpuk, sebagian massa membakar sampah di sekitar lokasi. Tindakan itu kemudian direspons aparat dengan langkah represif terbatas, memukul mundur massa untuk mengendalikan situasi.

Aksi 214 ini sejatinya membawa tiga tuntutan utama yang dianggap krusial oleh massa: evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan Pemprov Kaltim, penghentian praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta dorongan agar DPRD Kaltim memaksimalkan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Rudy Mas’ud Muncul Setelah Senyap

Rudy Mas’ud, akhirnya menampakkan diri di hadapan publik setelah berjam-jam menjadi sosok yang dinanti dalam gelombang aksi 21 April 2026. Namun kemunculannya terjadi bukan di tengah dialog atau upaya meredam ketegangan, melainkan ketika situasi telah kondusif, setelah massa aksi dibubarkan secara paksa oleh aparat.

Rudy keluar dari kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada pukul 19.15 WITA. Ia berjalan cepat didampingi sejumlah pejabat daerah, di bawah pengawalan ketat Satuan Polisi Pamong Praja. Tanpa gestur yang menunjukkan keinginan berinteraksi, langkahnya terarah langsung menuju rumah jabatan yang berada tepat di samping kantor gubernur.

Sejak awal, tuntutan utama yang mengemuka adalah keinginan untuk bertemu langsung dengan gubernur, berharap ada ruang dialog terbuka antara pemerintah dan rakyat.

Namun hingga batas waktu aksi berakhir, figur yang ditunggu tak kunjung hadir hingga situasi justru memanas menjelang petang dan masa aksi langsung dibubarkan kepolisian.

Di tengah situasi itulah, kehadiran Rudy Mas’ud justru baru terjadi saat ruang publik telah kosong dari tekanan massa.

Awak media yang sejak sore bersiaga tak menyia-nyiakan momen tersebut. Sejumlah pertanyaan dilontarkan, mulai dari alasan ketidakhadirannya saat aksi berlangsung hingga respons pemerintah terhadap tuntutan massa. Namun, tak satu pun dijawab. Rudy memilih bungkam, tanpa pernyataan, tanpa klarifikasi.

(Fran)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Filosofi Di Balik Ritual Menginjak Kepala Kerbau dan Gelar Baginda Pemuka Bangsa Kepada Jokowi di Lampung

28 June 2026 - 11:46 WITA

Sugiyono Gaungkan Spirit Bung Karno untuk Generasi Muda Samarinda

22 June 2026 - 10:40 WITA

Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition

9 June 2026 - 09:59 WITA

Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran

3 June 2026 - 17:05 WITA

Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN

2 June 2026 - 16:11 WITA

Trending on Nasional