Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

News

Jadi Ajang Asah Bakat Usia Dini, Soekarno Cup U-13 PDI Perjuangan Kaltim Diharapakan Berkelanjutan

badge-check


					Suasana Soekarno Cup U-13 PDI Perjuangan Kaltim Perbesar

Suasana Soekarno Cup U-13 PDI Perjuangan Kaltim

SAMARINDA – Sorak sorai para orang tua peserta turnamen Soekarno Cup U-13 yang digelar oleh DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur tak terelakkan saat menyaksikan anaknya. Mereka terus memberikan support anaknya berlaga.

Bertempat di Lapangan Mini Soccer V3BKS Citra Land Samarinda, turnamen ini diikuti 24 tim sepak bola dari berbagai daerah di Kaltim.

Sejak pagi, tribun sudah dipadati oleh orang tua dan keluarga pemain yang datang memberi dukungan. Sorak semangat dan tepuk tangan terdengar setiap kali anak-anak mereka menggiring bola dan menendang ke arah gawang. Namun, di balik semaraknya pertandingan, tersimpan harapan yang lebih besar dari sekadar kemenangan.

Sri Wulandari, orang tua dari salah satu pemain tim asal Balikpapan, mengaku bangga anaknya bisa ikut berkompetisi di turnamen ini. Baginya, turnamen seperti Soekarno Cup adalah panggung pembelajaran yang penting untuk anak-anak.

“Kami ingin anak-anak bukan cuma jago main bola, tapi juga belajar sportivitas dan kerja sama. Menang atau kalah itu biasa, yang penting mereka jadi anak yang punya karakter kuat,” ujar Sri kepada awak media, sambil menyeka keringat di wajah putranya usai laga pertama.

Hal senada juga diungkapkan Rahmad Ilham, ayah dari pemain asal Samarinda. Ia berharap pemerintah maupun partai politik lebih sering mengadakan kegiatan pembinaan usia dini seperti ini.

“Bagus sekali ada turnamen yang digelar partai politik, tapi tetap fokus ke pembinaan. Ini bukan soal politik praktis, ini soal masa depan generasi muda. Kami sebagai orang tua sangat mendukung,” ucap Rahmad sambil memantau jalannya pertandingan dari sisi lapangan.

Rahmad menambahkan bahwa anaknya sudah sejak umur 7 tahun aktif di sekolah sepak bola. Turnamen seperti ini menjadi langkah nyata mengukur hasil latihan dan menumbuhkan kepercayaan diri anak di level kompetisi.

Para orang tua juga berharap agar turnamen ini tidak hanya berhenti sebagai event tahunan, tapi bisa menjadi agenda rutin dan terus dikembangkan menjadi sistem pembinaan jangka panjang.

Dengan dukungan penuh dari orang tua dan pelatih, Soekarno Cup U-13 bukan sekadar ajang mencari bibit unggul, tapi juga wadah membangun mimpi dan karakter generasi sepak bola Kaltim di masa depan.

(Fran)

 

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Filosofi Di Balik Ritual Menginjak Kepala Kerbau dan Gelar Baginda Pemuka Bangsa Kepada Jokowi di Lampung

28 June 2026 - 11:46 WITA

Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran

3 June 2026 - 17:05 WITA

Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN

2 June 2026 - 16:11 WITA

BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

2 June 2026 - 03:11 WITA

Seno Aji Bantah Tudingan Dalang Hak Angket terhadap Rudy Mas’ud

28 May 2026 - 14:50 WITA

Trending on News