Menu

Dark Mode
Bakal Ada Tambahan Kuota P3K di Kukar Sebanyak 5.776 Orang, 574 Diantaranya Tenaga Guru Gerimis Tak Jadi Penghalang Pengambilan Sumpah 2.300 Pegawai P3K di Lingkup Pemkab Kukar Kunjungi 5 Balita Penderita Stunting Dari Muara Enggelam, Pemkab Kukar Komitmen Penanganan Stunting Jadi Prioritas Pemkab Kukar Capai Target Program 25 Ribu Nelayan Produktif

News

Hari Ini, Mendikdasmen Lapor Prabowo soal Kebijakan Libur Sekolah di Ramadan! Abdul Mu’ti Bilang Begini 

badge-check


					Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti/ era.id Perbesar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti/ era.id

FASENEWS.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, akan melaporkan perkembangan kebijakan terkait kegiatan sekolah selama bulan Ramadan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat bersama sejumlah menteri pada hari ini, Jumat (17/1/2025).

Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa kebijakan yang dirancang bukanlah libur penuh selama bulan Ramadan, melainkan penyesuaian pembelajaran yang disesuaikan dengan suasana bulan suci.

“Kami akan melaporkan kebijakan ini kepada Presiden, termasuk perkembangan hasil pembahasan lintas kementerian. Fokusnya adalah menciptakan pembelajaran yang relevan dengan momen Ramadan,” ujar Abdul Mu’ti di Istana Merdeka, Jakarta.

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini telah melalui diskusi menyeluruh dengan sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kemenko PMK, dan Kantor Staf Presiden (KSP).

Seluruh pihak yang terlibat telah menyepakati kerangka kebijakan ini, yang kemudian akan dituangkan dalam surat edaran bersama.

“Surat edaran bersama sedang kami finalisasi. Harapannya, kebijakan ini dapat berjalan lancar dan segera diterapkan sesuai jadwal,” tambahnya.

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya memprioritaskan aspek pendidikan formal, tetapi juga menyesuaikan dengan kebutuhan spiritual siswa selama Ramadan. Program pembelajaran selama bulan suci ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi siswa untuk memperkuat nilai agama dan pendidikan karakter.

“Sekolah akan tetap berjalan, tetapi metode pembelajarannya lebih fleksibel dan menyesuaikan dengan suasana Ramadan. Kami ingin memastikan siswa tetap belajar tanpa mengabaikan esensi bulan suci ini,” ujarnya.

Dalam rapat bersama Presiden Prabowo, Abdul Mu’ti akan menyampaikan seluruh poin kebijakan yang telah dibahas lintas kementerian.

Ia juga berharap masukan dari Presiden dapat menyempurnakan kebijakan tersebut sebelum diterapkan.

“Laporan ini adalah langkah penting agar kebijakan ini mendapat arahan lebih lanjut dari Presiden. Kami ingin memastikan setiap aspek kebijakan telah terkoordinasi dengan baik,” pungkasnya.

Sebelumnya, Abdul Mu’ti menyebut bahwa keputusan terkait kegiatan sekolah selama Ramadan telah dirumuskan dalam rapat koordinasi lintas kementerian pada Selasa malam, 14 Januari 2025.

Surat edaran resmi yang memuat detail pelaksanaan akan segera diterbitkan dalam waktu dekat. (as)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Menantang Batas Manusia: Kirana Larasati Sejarah Baru Perempuan Indonesia, Menyelam Hingga 127 Meter di Bawah Laut

4 March 2026 - 10:22 WIB

Penyakit Kronis, Disabilitas yang Tak Kasat Mata Kini Diakui Negara

3 March 2026 - 22:06 WIB

MBG Terancam Jadi Pemborosan: 62 Juta Porsi Tak Dimakan, Potensi Kerugian Negara Tembus Rp1,27 Triliun per Pekan

3 March 2026 - 06:55 WIB

INSKA FEST 2026 Hadir sebagai Ruang Ekspresi Kreatif Pelajar Samarinda

26 February 2026 - 11:45 WIB

Dari Kertas Bekas Jadi Karya Bernilai: Edukasi Lingkungan Lewat PENDIKRESA Bersama Anak Usia Dini

14 January 2026 - 10:52 WIB

Trending on News