Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

News

Respon Istana Soal Jurnalis Tempo Diteror Kepala Babi: Sudah, Dimasak Aja

badge-check


					Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi saat merespon teror kepala babi yang dialami jurnalis Tempo (ist) Perbesar

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi saat merespon teror kepala babi yang dialami jurnalis Tempo (ist)

Fasenews.id- Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi dimintain tanggapannya mengenai teror pengiriman paket berisi kepala babi yang ditujukan kepada jurnalis Tempo Francisca Christy Rosana (Cica).

Dengan santai Hasan menyarangkan agar kepala Babi itu dimasak saja

“Sudah dimasak saja,” kata Hasan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/3).

Awak media sempat menegaskan bahwa kepala babi yang dikirim ke kantor Tempo sudah tak layak konsumsi. Namun Hasan tetap dengan jawabannya untuk dimasak saja.

Sebelumnya, Kantor Tempo mendapat paket berisi kepala babi. Teror tersebut merupakan bentuk upaya pembungkaman terhadap kebebasan pers.

Pemimpin Redaksi Tempo Setri Yasra mengatakan, pihaknya akan segera mengambil langkah untuk menindaklanjuti teror tersebut.

“Kami sedang menyiapkan langkah-langkah selanjutnya sebagai respons atas kejadian ini,” ujar Setri dalam keterangan tertulis, Kamis (20/3/2025).

Bagi Hasan, teror yang diterima jurnalis tempo bukanlah sebuah ancaman. Sebab, sikap jurnalis tempo yang diunggah di media sosial santai atas teror tersebut.

“Enggak lah (sebagai ancaman) saya lihat ya saya lihat dari media sosialnya Francisca yang wartawan tempo itu, itu dia justru minta dikirimin daging babi,” ucapnya.

“Ya sama artinya dia enggak terancam kan. buktinya dia bisa bercanda. Kirimin daging babi,” sambung dia.

Lebih lanjut, Hasan meminta untuk tidak melebih-lebihkan permasalahan ini. Dia menilai, teror tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya.

“Apakah itu benaran seperti itu? Atau cuma jokes, karena saya lihat juga mereka menanggapinya dengan jokes. Jadi menurut saya enggak usah dibesarkan,” tegasnya.

(Fran)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Filosofi Di Balik Ritual Menginjak Kepala Kerbau dan Gelar Baginda Pemuka Bangsa Kepada Jokowi di Lampung

28 June 2026 - 11:46 WITA

Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran

3 June 2026 - 17:05 WITA

Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN

2 June 2026 - 16:11 WITA

BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

2 June 2026 - 03:11 WITA

Seno Aji Bantah Tudingan Dalang Hak Angket terhadap Rudy Mas’ud

28 May 2026 - 14:50 WITA

Trending on News